Array

Bisa Hamilkah Pascaoperasi Kista?

Ririn Indriani Suara.Com
Senin, 23 November 2015 | 19:02 WIB
Bisa Hamilkah Pascaoperasi Kista?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat sore Dokter,
Dear Dokter, pada 23 Oktober 2015, saya operasi pengangkatan kista ovarium, dan saya diberikan obat yang harus saya minum selama 6 bulan dan tidak boleh terlewat. Menurut dokter saya, hal ini dilakukan agar rahimnya istirahat dahulu.

Obatnya sendiri sejenis pil KB yang minumnya disesuaikan dengan waktu hari dan jamnya 21.30 WIB, dan pascaoperasi tersebut sudah tiga hari ini saya baru haid dan deras sekali. Pertanyaan saya: 1. Apakah saya boleh minum obat tersebut, dan apa dampak diminum atau tidak saat haid. 2. Kapan waktu yang ideal pascaoperasi dapat berhubungan intim dengan suami 3. Saya sudah memiliki 2 orang anak, setelah operasi ini dapatkah saya hamil lagi? Terima kasih atas jawabannya.

Jamil Cakung

Jawab:

Selamat malam Jamil,
Ovarium adalah dua organ kecil yang terletak di samping uterus (rahim) perempuan. Ovarium merupakan organ reproduksi yang bertanggungjawab terhadap produksi hormon reproduksi, salah satunya yakni hormon estrogen yang turut mempengaruhi siklus menstruasi. Tidak jauh berbeda dengan kista pada umumnya, kista pada ovarium memiliki konfigurasi seperti kantung dengan kandungan cairan di dalamnya. Kista ovarium umumnya dijumpai pada perempuan dengan rentang usia subur.

Terdapat berbagai jenis kista ovarium, namun yang paling sering ditemui adalah jenis kista fungsional. Kista ini terbentuk selama ovulasi (pelepasan sel telur yang telang matang dan siap dibuahi menuju tuba falopi); pembentukan kista terjadi bila sel telur yang telah matang tersebut gagal dilepaskan atau folikel -- yang merupakan tempat pembentukan sel telur -- tidak meluruh setelah sel telur dilepaskan.

Proses pelepasan sel telur itu sendiri sangat dipengaruhi oleh keseimbangan hormon reproduksi meliputi FSH, LH, Progesteron, maupun estrogen; inilah sebabnya mengapa pada penderita kista ovarium biasanya juga diberikan terapi hormonal bahkan setelah operasi.

Oleh sebab itu, sebaiknya tetap lanjutkan konsumsi obat hormonal yang diresepkan oleh dokter konsultan Anda demi tercapainya hasil yang optimal dan mecegah terjadinya kekambuhan. Tidak ada patokan tertentu mengenai rentang waktu yang aman untuk berhubungan seksual pascaoperasi; terlebih pada operasi pengangkatan kista, umumnya sayatan dilakukan pada dinding perut dan tidak akan mempengaruhi aktivitas seksual. Namun, perlu diperhatikan faktor kenyamanan dari kedua belah pihak terutama pada pihak penderita (apakah nyeri pascaoperasi sudah tidak mengganggu aktivitas sehari-hari).

Kemungkinan terjadinya kehamilan tetap ada mengingat operasi yang Anda jalani adalah pengangkatan kista ovarium (hanya kistanya yang diangkat dan ovarium tetap dipertahankan).

Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda.

Dijawab oleh dr. Nina Amelia Gunawan
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI