Array

Hasil Peninjauan Keluar, Klinik Warsito Bisa Terima Pasien Lagi

Esti Utami Suara.Com
Senin, 11 Januari 2016 | 20:35 WIB
Hasil Peninjauan Keluar, Klinik Warsito Bisa Terima Pasien Lagi
Warsito Purwo Taruno. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Kementerian Kesehatan akan memfokuskan pada pengobatan jenis kanker terumum atau terbanyak yang diidap oleh penderita kanker di Indonesia untuk ditangani di Klinik CTECH Edwar Tech milik Warsito.

"Yang kita harus perhatikan dalam uji klinis dari riset milik Pak Warsito adalah pasien apa yang bisa menerima hasil penelitian ini. Apakah (kanker) payudara dulu atau serviks? Kita bisa fokuskan pada kanker terbanyak," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Tritarayati pada konferensi pers di Klinik CTECH Lab Edwar Technology, Tangerang, Senin (11/1/2016).

Perempuan yang akrab disapa Tari itu mengatakan, inovasi alat terapi kanker "Electro-Capacitive Cancer Therapy" (ECCT) dan alat deteksi kanker "Biomedical Electrical Capacitance Volume Tomography" (ECVT) milik Warsito harus bisa dibuktikan secara ilmiah serta mempunyai Prosedur Standar Operasional (SOP) yang jelas.

Karena itu, Balitbang Kemenkes melakukan peninjauan hasil penelitian PT Edwar Technology milik Warsito yang mencakup evaluasi penelitian "in vitro" dan "in vivo" selama 30 hari sejak Desember 2015.

"Sekarang sudah mengerucut (identifikasi jenis kanker yang difokuskan) dan masih ada beberapa orang yang meneliti, dari Kementerian Kesehatan, peneliti dari rumah sakit dan komite penanggulangan kanker nasional," kata Tari.

Tari menjelaskan, setelah hasil peninjauan penelitian keluar, penanganan fisika medis yang selama ini diterapkan oleh Warsito di kliniknya akan mendapat pendampingan dokter dan pasien yang ditangani masuk dalam ranah penelitian.
 
Selama masa peninjauan, Warsito sementara waktu tidak boleh menerima pasien baru, namun pasien lama yang sudah terdaftar diperbolehkan berkonsultasi. Adanya pendampingan tenaga dokter dari Kemenkes ini disambut baik oleh sang penemu alat ECCT dan ECTV Warsito Purwo Taruno.

"Pendampingan dari dokter kami anggap sesuatu yang perlu (dilakukan) sejak awal dan memang sudah kami ajukan. Kami menerima semua yang menjadi arahan Kemenkes," kata lulusan pendidikan doktoral Teknik Elektro Shizouka University (TETU) Jepang tersebut.

Terkait dengan kemungkinan jenis kanker yang terbanyak yang akan difokuskan oleh Kemenkes, Warsito menyebut kanker payudara merupakan kanker terbanyak yang ditangani. Disusul kemudian kanker paru-paru. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI