Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 13 Januari 2016 | 08:10 WIB
Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah
Ilustrasi nyamuk. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperingatkan ancaman penyakit Demam Berdarah (DB) yang kerap meningkat di awal tahun, terutama ketika datang musim penghujan.

Meski demikian, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Pengendalian Lingkungan (P2PL), Muhammad Subuh mengatakan, hingga memasuki pertengahan Januari 2016 ini dinas kesehatan seluruh Indonesia belum melaporkan adanya kejadian luar biasa akibat infeksi dari nyamuk Aedes Aegypti.

"Kita harus tetap lakukan antisipasi karena kasus DBD cenderung meningkat pada pertengahan musim hujan sekitar Januari. Selanjutnya, pada Februari hingga Desember memang kecenderungannya menurun," ujarnya pada temu media di Jakarta, Selasa (12/1/2016).

Lebih lanjut, Subuh mengatakan kasus penyakit DBD setiap tahunnya mengalami fluktuasi. Pada 2010 jumlah kasusnya sempat mencapai angka yang tinggi namun pada tahun berikutnya jumlahnya semakin menurun.

Begitu juga dengan angka kematian. Pada tahun 1968 kasus kematian akibat DBD sempat mencapai angka 75 persen namun lambat laun menurun hingga dibawah angka satu persen.

Namun ia tetap mengimbau masyarakat melakukan tindakan pencegahan, salah satunya dengan menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"PSN bisa dilakukan dengan kerja bakti setiap minggu. Ini sesuai dengan siklus hidup nyamuk yang delapan hari. Kalau hari ketujuh sudah diberantas sarangnya maka dia tidak akan menjadi nyamuk dewasa pada malam kedelapan. Inilah cara termurah mencegah kasus DBD," kata Subuh.

Selain pemberantasan sarang nyamuk, cara lain untuk mencegah kasus DBD adalah melakukan fogging.

"Fogging dapat dilakukan ketika ada lebih dari satu kasus DBD di lokasi yang sama dalam radius 100 meter, ada penularan, dan angka bebas jentik kurang dari 95 persen," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Dua Penyakit Ini

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Dua Penyakit Ini

Health | Kamis, 12 November 2015 | 10:58 WIB

Terkini

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

×