Ikhlas Terima Kanker Bikin Pasien Berpeluang Sembuh

Siswanto, Firsta Nodia

Senin, 15 Februari 2016 | 21:30 WIB
Ikhlas Terima Kanker Bikin Pasien Berpeluang Sembuh
Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]

Tak ada yang mau diberi ujian berupa penyakit kanker. Tapi bukan berarti dunia menjadi runtuh ketika vonis itu diberikan dokter. Meski tak mudah, mencoba menerima kondisi Anda sebagai pengidap kanker, bisa berpengaruh terhadap peluang kesembuhan. Hal ini disampaikan dokter paliatif dari RS Kanker Dharmais, dokter Maria A. Witjaksono.

"Di dalam kata cancer ada kata can yang artinya bisa. Yakni bisa dicegah dan diobati. Coba diubah pandangannya, dari kanker yang selama ini dianggap sebagai momok menakutkan, menjadi sebuah kesempatan," ujarnya pada peringatan Hari Kanker yang dihelat PT. Kalbe Farma.

Daripada menganggap kanker sebagai sebuah kutukan, doker Maria mengajak agar masyarakat khususnya para penderita kanker untuk bersyukur dengan kondisinya. Menurutnya penderita yang divonis kanker bisa menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk menggiatkan tindakan pencegahan agar tak mengidap penyakit yang sama.

"Menjadi pengidap kanker itu berarti kita diberi kesempatan untuk menjadi berkah bagi banyak orang. Jangan lihat kankernya. Lihat dari sisi baiknya, dan fokus pada tindakan pengobatan yang dijalani," imbuhnya.

Ya, sebagai dokter paliatif, dokter Maria lebih menekankan pendekatan fisik, psikologis dan spritual dalam menangani pasien kanker. Ia pun melihat bahwa pada pasien yang ikhlas dan menerima kondisinya, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk sembuh.

"Perawatan paliatif tidak bertujuan untuk memperpanjang usia harapan hidup pasien, tapi bagaimana meningkatkan kualitas hidupnya. Kalau dia semangat menjalani pengobatan, positive thinking, daya tahan tubuh meningkat dan peluang kesembuhan juga meningkat. Pada gilirannya dia tidak akan menderita seperti orang sakit, kualitas hidupnya jauh lebih baik," kata dokter Maria.

Target dari penatalaksaan terapi paliatif pun dimulai dari pihak keluarga. Dokter paliatif akan mengajak terlebih dulu keluarganya untuk ikhlas sehingga bisa menyalurkan semangat kesembuhan pada pasien kanker.

"Pada akhirnya kalau keluarganya sudah menerima, dia tidak akan memperlakukan pasien seperti orang sakit. Tapi tetap dirawat dengan penuh cinta dan kasih sayang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik

Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik

Health | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:31 WIB

Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker

Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker

Opini | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:05 WIB

Waspada! 5 Jenis Kanker Paling Mematikan di Indonesia, Yuk Deteksi Dini Sekarang

Waspada! 5 Jenis Kanker Paling Mematikan di Indonesia, Yuk Deteksi Dini Sekarang

Health | Selasa, 11 Februari 2025 | 17:06 WIB

Tingkatkan Akses Kemoterapi yang Nyaman dan Efisien, IHC RS Pusat Pertamina Luncurkan Layanan One Day Care Chemotherapy

Tingkatkan Akses Kemoterapi yang Nyaman dan Efisien, IHC RS Pusat Pertamina Luncurkan Layanan One Day Care Chemotherapy

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2025 | 12:44 WIB

Menunggu 2 Tahun hingga Rambutnya Panjang, Erina Gudono Donasikan Rambut untuk Pejuang Kanker

Menunggu 2 Tahun hingga Rambutnya Panjang, Erina Gudono Donasikan Rambut untuk Pejuang Kanker

Lifestyle | Senin, 10 Februari 2025 | 16:21 WIB

Erina Gudono Kini Berambut Pendek, Alasan di Baliknya Bikin Terenyuh

Erina Gudono Kini Berambut Pendek, Alasan di Baliknya Bikin Terenyuh

Lifestyle | Senin, 10 Februari 2025 | 08:29 WIB

Peringati Hari Kanker Sedunia, Lingkar Mama Gelar Charity Talkshow Dukung Rumah Singgah Pasien Anak Kanker Buah Hati

Peringati Hari Kanker Sedunia, Lingkar Mama Gelar Charity Talkshow Dukung Rumah Singgah Pasien Anak Kanker Buah Hati

Your Say | Rabu, 05 Februari 2025 | 11:43 WIB

Kanker Bukan Akhir Segalanya! Memahami Makna Hari Kanker Sedunia: United by Unique

Kanker Bukan Akhir Segalanya! Memahami Makna Hari Kanker Sedunia: United by Unique

Health | Selasa, 04 Februari 2025 | 19:50 WIB

Kumpulan Gambar Hari Kanker Sedunia 2025, Ini Cara Downloadnya

Kumpulan Gambar Hari Kanker Sedunia 2025, Ini Cara Downloadnya

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 11:23 WIB

Hari Kanker Sedunia: Ini Tantangan Besar yang Masih Terus Dihadapi Dalam Mengatasi Penyakit Kanker di Indonesia

Hari Kanker Sedunia: Ini Tantangan Besar yang Masih Terus Dihadapi Dalam Mengatasi Penyakit Kanker di Indonesia

Health | Senin, 05 Februari 2024 | 17:55 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB