35 Persen Penderita Kusta Ada di Jawa Timur

Ririn Indriani

Senin, 22 Februari 2016 | 02:14 WIB
35 Persen Penderita Kusta Ada di Jawa Timur
Penderita kusta. (Foto: Antara/Septianda Perdana)

Suara.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim mencatat sebanyak 35 persen penderita kusta berada di daerah itu, sehingga provinsi ini memiliki pasien kusta dengan jumlah relatif lebih banyak jika dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia.

"Pada tahun 2014, jumlah penderita kusta yang tercatat di Jawa Timur sebanyak 4.157. Semua kabupaten/kota ditemukan pasien kusta, namun yang terbanyak ada di 13 kabupaten kota dengan prevalensi tinggi lebih dari 1 per 10.000 penduduk," kata Kepala Dinkes Jatim, dr Harsono ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (21/2/2016).

Ia mengatakan, penyakit kusta adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium leprae. Penyakit ini menyerang saraf tepi, sehingga dapat menyebabkan kecacatan dan kerusakan jaringan.

"Kondisi kecacatan ini menyebabkan pasien kusta terhambat secara sosial dan ekonomi, dan hal tersebut dikarenakan masih ada stigma dan diskriminasi pada penderita kusta atau orang yang pernah mengalami kusta," kata Harsono.

Menurut dia, Jatim berupaya mencapai kondisi eliminasi dan diharapkan kondisi tersebut dapat tercapai pada 2017, dimana angka prevalensi kusta di Jatim sudah kurang dari 1 penderita per 10.000 penduduk. Pada 2014 prevalensi kusta di Jatim mencapai angka 1,08 per 10.000 penduduk.

"Penurunan angka prevalensi kusta dari tahun ke tahun merupakan hasil upaya keras dari berbagai pihak baik di sektor kesehatn maupun di luar sektor kesehatan. Selain itu peran serta masyarakat, termasuk Orang Yang pernah Mengalami Kusta (OYPMK) juga menjadi kunci keberhasilan untu menuju eliminasi kusta," jelas Harsono.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya memiliki strategi untuk menuju kondisi eliminasi kusta pada 2017 dengan beberapa langkah, yaitu penguatan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan dan peningkatan kapasitas petugas layanan kesehatan.

Selain itu, tambah Harsono, mengintensifikasi penemuan dini penderita kusta, menghilangkan stigma dan diskriminasi, penguatan jejaring layanan dan kegiatan inovasi.

Dinkes Jatim juga mengintensifkan penemuan dini terutama di daerah dengan angka prevalensi tinggi melalui kegiatan Rapid Village Survey (RVS), pemeriksaan kontak, pemeriksaan anak sekolah, pelibatan kader Aisyiyah dan Fatayat, deteksi dini oleh tenaga perawat di ponkesdes dan kegiatan lain yang meningkatan penemuan dini pasien kusta.

"Jatim memiliki dua rumah sakit kusta, yaitu di RS Kusta Kediri dan RS Kusta Sumber Glagah Mojokerto. Dua rumah sakit ini merupakan ujung tombak pada kegiatan penguatan jejearing layanan," tuturnya.

Selain dua rumah sakit kusta tersebut, rumah sakit umum daerah juga terlibat dalam jejaring layanan khususnya untuk pasien dengan komplikasi yang memerlukan perawatan intensif, dengan kegiatan inovasi yang merupakan kegiatan khusus untuk akselrasi pencapaian target eliminasi.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Bedakan Bercak Putih Tanda Panu dengan Kusta

Begini Cara Bedakan Bercak Putih Tanda Panu dengan Kusta

Health | Jum'at, 29 Januari 2016 | 17:32 WIB

Kusta, Penyakit Menular yang Tak Mudah Menular

Kusta, Penyakit Menular yang Tak Mudah Menular

Health | Jum'at, 29 Januari 2016 | 13:58 WIB

Penyakit Kusta Serang 48 Warga Batumarmar Pamekasan

Penyakit Kusta Serang 48 Warga Batumarmar Pamekasan

News | Minggu, 05 Juli 2015 | 09:29 WIB

Kusta Masih Bisa Disembuhkan

Kusta Masih Bisa Disembuhkan

Health | Selasa, 27 Januari 2015 | 08:55 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×