Menkes: Era MEA, Sektor Kesehatan Harus Siap Bersaing

Arsito Hidayatullah

Senin, 22 Februari 2016 | 09:46 WIB
Menkes: Era MEA, Sektor Kesehatan Harus Siap Bersaing
Menkes Nila Djuwita F Moeloek (tengah). [Antara/Sahrul Manda Tikupadang]

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila Djuwita F Moeloek meminta semua pihak yang bergerak di bidang kesehatan untuk mempersiapkan diri agar bisa bersaing dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Meskipun belum ada standar yang jelas bagaimana pelaksanaan MEA dalam bidang kesehatan ini, namun kita harus bersiap," kata Nila, saat membuka kegiatan pertemuan koordinasi kesehatan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Hotel Mercure, Padang, Minggu (21/2/2016) malam.

 
Menkes menjelaskan, dalam era saat ini, masyarakat negara-negara ASEAN dapat keluar-masuk negara lain untuk mendapatkan akses kesehatan. Namun, ia menilai, belum tentu dokter antar-negara juga mau ikut serta saling bertukar jasa.

"Yang jelas kita harus tetap meningkatkan kualitas diri, agar memiliki daya saing," ujarnya.

Menkes pun berharap, dalam pertemuan yang dilaksanakan di Sumbar ini, bsai dilakukan saling tukar informasi untuk meningkatkan pengetahuan bersama terkait bidang kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar sekaligus ketua panitia kegiatan, Rosnini Savitri, menyebutkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada 21-22 Februari 2016 itu diikuti sekitar 350 orang. Peserta terdiri dari 19 orang kepala dinas kesehatan kabupaten/kota se-Sumbar, 21 orang dirut rumah sakit se-Sumbar, serta 265 orang yang terdiri dari kepala bidang, seksi, serta pimpinan puskesmas se-Sumbar.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan koordinasi terkait kesehatan, mulai dari bawah hingga ke atas," katanya.

Rosnini pun berharap, setiap anggota dapat saling bertukar pikiran dan memanfaatkan even tersebut untuk menyelesaikan masalah-masalah di lapangan.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit mengatakan, masih banyak kabupaten/kota di Sumbar yang perlu perhatian lebih terkait kesehatan.

Dia menegaskan, dinkes setempat perlu benar-benar serius menangani masalah kesehatan, terutama di tiga daerah tertinggal yakni Kabupaten Mentawai, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat. Sumbar menurutnya juga harus benar-benar memberdayakan 268 puskesmas dan 53 rumah sakit yang tersedia di seluruh kabupaten/kota.

"Termasuk perlu mewujudkan RS M Jamil untuk dapat menjawab tantangan sebagai RS rujukan nasional," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngaret Sejam, Rapat MEA di Komisi VI DPR Dibatalkan

Ngaret Sejam, Rapat MEA di Komisi VI DPR Dibatalkan

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 11:22 WIB

A. Prasetyantoko: Menelisik Sektor Unggulan Indonesia di Era MEA

A. Prasetyantoko: Menelisik Sektor Unggulan Indonesia di Era MEA

wawancara | Senin, 01 Februari 2016 | 07:00 WIB

Terkini

Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga

Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 18:00 WIB

'Enough is Enough!', IDAI Desak Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang Dihentikan

'Enough is Enough!', IDAI Desak Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang Dihentikan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:59 WIB

Promo Spesial Waroeng Steak Pakai QRIS BRI, Cashback Langsung Ditransfer ke Rekening!

Promo Spesial Waroeng Steak Pakai QRIS BRI, Cashback Langsung Ditransfer ke Rekening!

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:58 WIB

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Jogja | Jum'at, 11 September 2026 | 17:53 WIB

Gumpalan Berbercak Darah Ditemukan di Parit, Polisi Lakukan Ekshumasi di Madiun

Gumpalan Berbercak Darah Ditemukan di Parit, Polisi Lakukan Ekshumasi di Madiun

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 17:51 WIB

Promo Makan di Yoshinoya, Dapatkan Cashback Langsung dari BRI

Promo Makan di Yoshinoya, Dapatkan Cashback Langsung dari BRI

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:46 WIB

Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China

Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:45 WIB

Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:45 WIB

Karhutla Bromo Meluas ke Bukit Teletubies, Petugas Berpacu dengan Angin dan Medan Curam

Karhutla Bromo Meluas ke Bukit Teletubies, Petugas Berpacu dengan Angin dan Medan Curam

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 17:44 WIB

GWM Luncurkan Wey G9 Hi4 dengan Pilihan Mesin Hybrid dan Plug-in Hybrid

GWM Luncurkan Wey G9 Hi4 dengan Pilihan Mesin Hybrid dan Plug-in Hybrid

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 17:37 WIB

×