Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 11 September 2026 | 17:45 WIB
Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China
Insiden tidak sengaja di restoran Changsha memicu perselisihan hukum dan perdebatan hangat di media sosial. (CNA)
baca 10 detik
  • Kasus penyenggolan di restoran Changsha berlanjut ke meja hijau setelah proses mediasi gagal.

  • Orang tua menolak minta maaf secara tertulis untuk melindungi putranya dari stigma negatif.

  • Media pemerintah mengkritik eksploitasi konflik pribadi menjadi konsumsi media sosial demi meraih trafik.

Suara.com - Perselisihan antara seorang wanita dan keluarga balita berusia 4 tahun di Changsha berlanjut ke jalur hukum usai mediasi resmi mengalami jalan buntu. Wanita tersebut menuduh sang anak sengaja menyentuh bagian belakang tubuhnya, sementara orangtua menegaskan kontak fisik itu murni akibat ketidakseimbangan saat berlari.

Rekaman kamera pengawas memperlihatkan momen ketika sang balita melintas di belakang wanita yang sedang berdiri di area kasir. Kontak fisik yang sangat singkat itu mendadak berubah menjadi cengkeraman leher dan teriakan di tengah restoran.

Eskalasi konflik fisik di lokasi kejadian dengan cepat bergeser menjadi perang narasi digital yang menyita perhatian publik nasional. Kasus ini membuka diskursus baru terkait batas kewajaran respon orang dewasa terhadap perilaku anak di ruang publik.

Ketegangan bermula saat korban merespon benturan fisik dengan menahan leher anak dan menuntut kehadiran orang tuanya. Balita tersebut menangis histeris di lokasi kejadian sebelum akhirnya dilerai oleh staf restoran dan ayah sang anak.

Tiga kali upaya mediasi yang difasilitasi pihak berwenang tidak membuahkan kesepakatan karena adanya perbedaan tuntutan yang tajam. Wanita tersebut memilih membawa kasus ini ke ranah hukum untuk memperjuangkan hak yang diyakininya.

"Saya percaya bahwa keadilan pasti akan menang," tegasnya melalui pernyataan resmi di platform Weibo, dikutip dari CNA.

"Saya ingin memberi tahu semua orang bahwa saya mengunggah hal-hal ini untuk mendorong orang-orang agar berani memperjuangkan hak-hak mereka sendiri," tambahnya.

Keluarga balita menilai tuduhan yang dilayangkan di media sosial sangat tidak masuk akal bagi anak berusia empat tahun. Sang ayah menegaskan kontak tubuh terjadi karena putranya kehilangan keseimbangan saat berlari melintas.

Pihak keluarga memutus langkah kompromi tertulis guna mencegah timbulnya stigma negatif permanen bagi perkembangan psikologis anak. Pengakuan tertulis dianggap sama saja dengan mengaminkan tuduhan jahat yang disebarkan di jejaring sosial.

baca juga

"Itu bukan 'meraba bokongnya' atau 'serangan tidak senonoh' seperti rumor yang beredar di internet," ujar pria bersurat nama keluarga Guo tersebut.

"Anak berusia empat tahun belum memiliki kesadaran tentang gender atau seksualitas, apalagi niat jahat," lanjut Guo.

Guo menyampaikan bahwa dirinya dan sang istri telah menyampaikan permohonan maaf secara lisan serta menjelaskan kronologi kejadian. Namun, tuntutan disiplin ketat dan surat pernyataan maaf tertulis ditolak demi melindungi masa depan putranya.

"Begitu saya mengakuinya secara tertulis, itu sama saja dengan menyematkan label 'sengaja' pada anak saya. Itu akan membahayakannya," tulis Guo dalam peryataan publiknya.

"Saya percaya hukum akan memberikan keputusan yang adil, dan saya percaya video pengawas lebih meyakinkan daripada emosi," tambahnya.

Pernyataan bersambung dari kedua belah pihak di media sosial memicu gelombang kritik hebat dari para warganet. Banyak pengguna internet mempertanyakan trauma psikologis yang berpotensi dialami oleh sang balita akibat insiden tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Temukan Uang Rp1,9 M di Rumah Sika Ae Wanita di Video Viral Biksu Thailand

Polisi Temukan Uang Rp1,9 M di Rumah Sika Ae Wanita di Video Viral Biksu Thailand

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:46 WIB

Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu

Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

Bos CATL Ungkap Risiko Kegagalan Baterai di Tengah Perang Harga Mobil Listrik China

Bos CATL Ungkap Risiko Kegagalan Baterai di Tengah Perang Harga Mobil Listrik China

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 14:30 WIB

Terkini

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

×