AS Temukan Lebih Banyak Kasus Penularan Zika Lewat Hubungan Seks

Esti Utami Suara.Com
Rabu, 24 Februari 2016 | 10:05 WIB
AS Temukan Lebih Banyak Kasus Penularan Zika Lewat Hubungan Seks
Ilustrasi Virus Zika. (Shutterstock)

Suara.com - US Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada Selasa (23/2/2016) menyatakan, sedang menyelidiki 14 laporan baru mengenai kemungkinan penularan Virus Zika melalui hubungan seks di negeri itu.

Beberapa kasus melibatkan perempuan hamil, kata CDC --yang pada awal Februari mengeluarkan saran sementara bagi perlindungan rakyat terhadap penularan Virus Zika melalui hubungan seks.

Dalam dua kasus dugaan penularan Virus Zika melalui hubungan seks, virus tersebut dikonfirmasi menulari perempuan yang faktor resiko mereka hanya diketahui melalui kontak seksual dengan pasangan pria yang sakit dan belum lama ini mengunjungi satu daerah penularan lokal Virus Zika, kata CDC.

Untuk empat lagi dugaan peristiwa penularan melalui hubungan seks, bukti laboratorium awal dikeluarkan buat perempuan itu, tapi pemeriksaan penegasan masih dilakukan, kata CDC, sebagaimana diberitakan Xinhua. Delapan kasus lain masih diselidiki.

"Dalam semua peristiwa yang informasinya tersedia, orang yang melakukan perjalanan adalah lelaki dan melaporkan kemunculan gejala dalam waktu dua pekan sebelum gejala muncul pada pasangan perempuan yang tidak melakukan perjalanan," kata CDC dalam satu pernyataan.

"Seperti kasus yang dilaporkan sebelumnya mengenai penularan lewat hubungan seks, kasus ini melibatkan kemungkinan penularan virus tersebut dari laki-laki ke pasangan seks mereka."

Pada 5 Februari, CDC mengeluarkan panduan mengenai pencegahan penularan Virus Zika melalui hubungan seks, setelah konfirmasi laboratorium mengenai kasus pertama penularan virus itu pada orang yang tidak melakukan perjalanan di Amerika Serikat. Pasien tersebut memiliki hubungan dengan kontak seksual dengan seorang pasangan yang tertular.

Panduan itu menyarankan lelaki yang memiliki pasangan seks yang hamil dan telah menetap di atau mengunjungi daerah tempat Virus Zika menyebar agar menggunakan kondom setiap kali ia melakukan hubungan seks atau tidak melakukan hubungan seks selama pasangannya hamil.

Walaupun Virus Zika mungkin menular melalui hubungan seks, gigitan nyamuk tetap menjadi cara utama penularan Virus Zika, kata CDC.

Karena saat ini tak ada vaksin atau obat untuk Virus Zika, cara terbaik untuk menghindari penularan Virus Zika ialah mencegah gigitan nyamuk, katanya. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI