Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Vania Rossa

Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
Ilustrasi edukasi PHBS. (Dok. Yayasan WINGS)
baca 10 detik
  • Yayasan WINGS Peduli meluncurkan kampanye Generasi Bersih Sehat di Cakung, Jakarta Timur, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat urban.
  • Program ini mengintegrasikan edukasi PHBS, penguatan imunisasi nasional, serta skrining kesehatan guna membangun ketahanan bangsa sejak tingkat keluarga.
  • Yayasan WINGS Peduli merevitalisasi fasilitas Puskesmas Cakung Barat dan mengerahkan kader lokal untuk memastikan keberlanjutan layanan kesehatan bagi warga.

Suara.com - Ketahanan nasional sebuah bangsa tidak hanya diukur dari kekuatan ekonomi, tetapi dari derajat kesehatan di tingkat akar rumput. Di tengah tantangan beban ganda penyakit—transisi dari penyakit menular seperti TBC ke penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes—upaya preventif dari dalam rumah menjadi harga mati.

Dan seperti telah diketahui, tantangan kesehatan kita saat ini bukan lagi hanya soal kuman, tapi pergeseran gaya hidup. Data BPS 2025 menunjukkan bahwa beban kesehatan nasional kini didominasi oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan kanker, yang berdampingan dengan ancaman penyakit menular seperti DBD dan TBC. 

Fenomena ini pun memerlukan pendekatan inklusif guna memperkuat ketahanan kesehatan nasional dari rumah, yang salah satunya dapat dilakukan melalui penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai serta upaya preventif yang konsisten.

Menyikapi hal ini, Yayasan WINGS Peduli secara resmi melanjutkan komitmen strategisnya melalui kampanye Generasi Bersih Sehat. Berfokus di Cakung, Jakarta Timur—salah satu wilayah urban dengan kepadatan penduduk dan tantangan sanitasi yang kompleks—program ini dirancang untuk mengubah pola pikir masyarakat melalui pendekatan yang jauh lebih holistik.

Strategi 3 Aksi Sehat: Intervensi dari Hulu ke Hilir

Membangun masyarakat yang tangguh memerlukan strategi yang menyentuh aspek promotif, preventif, hingga kuratif secara bersamaan. Berikut adalah tiga pilar aksi yang digencarkan Yayasan WINGS Peduli:

  1. Pilar Promotif (Edukasi Perilaku): Edukasi kesehatan sering kali gagal karena penyampaian yang kaku. Melalui drama teater interaktif "Keluarga Bersih Sehat", pesan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) disampaikan secara kultural. Dengan karakter yang relevan dengan profil keluarga Indonesia, masyarakat diajak mempraktikkan higienitas sehari-hari menggunakan sarana sanitasi yang tepat.
  2. Pilar Preventif (Investasi Kekebalan): Bertepatan dengan Pekan Imunisasi Dunia (PID), kampanye ini mendorong kelengkapan vaksinasi dasar. Fokusnya bukan hanya pada balita, tapi imunisasi sesuai jadwal untuk perlindungan lintas usia. Langkah ini diperkuat dengan layanan cek kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan gigi hingga skrining kanker rahim.
  3. Pilar Kuratif (Optimalisasi Fasilitas): Ketidakhadiran fasilitas yang nyaman sering kali membuat warga enggan berobat. Yayasan WINGS Peduli melakukan revitalisasi fisik di Puskesmas Cakung Barat, termasuk penyediaan bantuan kursi roda hingga perbaikan toilet, untuk memastikan penanganan medis yang cepat dan tepat.

Imunisasi: Perisai Produktivitas Bangsa

Ilustrasi cek kesehatan. (Dok. Yayasan WINGS)
Ilustrasi cek kesehatan. (Dok. Yayasan WINGS)

Plt. Kepala Puskesmas Cakung, dr. Rita Anggraini, MKM, menekankan bahwa kesehatan adalah investasi modal manusia (human capital) yang paling berharga.

“Kami mendukung penuh segala bentuk kontribusi yang dapat membantu peningkatan derajat kesehatan masyarakat, diantaranya dengan pemberian imunisasi. Upaya ini merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk membentuk generasi produktif yang mampu mendorong transformasi sosial dan ekonomi bangsa,” ujar dr. Rita.

baca juga

Ia menambahkan bahwa cakupan imunisasi yang merata adalah kunci untuk membentuk herd immunity.

“Pemberian imunisasi sangat penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah (PD3I) seperti campak, TBC, dan difteri,” tegasnya.

Membangun Ekosistem Kesehatan Mandiri

Program ini tidak berakhir pada seremoni. Keberlanjutan dijamin melalui keterlibatan kader Generasi Bersih Sehat yang bertindak sebagai agen perubahan langsung di lingkungan warga.

Seva Nefertiti, perwakilan Yayasan WINGS Peduli, menuturkan bahwa kolaborasi kolektif adalah kunci.

“Masyarakat yang berkualitas dimulai dari keluarga yang sehat, dan kesehatan dimulai dari kebiasaan yang bersih. Melalui pilar Kesehatan, kami mengajak masyarakat melakukan tiga aksi sehat: Terapkan PHBS, Lengkapi Imunisasi, dan Kunjungi Faskes. Upaya kolektif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan untuk terus meningkatkan derajat kesehatan bangsa,” ungkap Seva.

Langkah ini mempertegas komitmen WINGS Group dalam mewujudkan filosofi perusahaan melalui #WINGSPeduliKesehatan, Life Keeps Getting Better with WINGS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerja Pintar Bukan Kerja Rodi: Mengapa Pulang Tenggo Itu Profesional?

Kerja Pintar Bukan Kerja Rodi: Mengapa Pulang Tenggo Itu Profesional?

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 17:42 WIB

Pasien RI Masih Berobat ke Luar Negeri, Pakar Dorong Integrasi Layanan Kesehatan ASEAN

Pasien RI Masih Berobat ke Luar Negeri, Pakar Dorong Integrasi Layanan Kesehatan ASEAN

News | Senin, 20 April 2026 | 16:17 WIB

Lokasi Tes Kesehatan Manajer Kopdes Merah Putih 2026 yang Diakui, Salah Dikit Bisa Gugur

Lokasi Tes Kesehatan Manajer Kopdes Merah Putih 2026 yang Diakui, Salah Dikit Bisa Gugur

Lifestyle | Sabtu, 18 April 2026 | 15:18 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 10:52 WIB

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:51 WIB

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:48 WIB

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:44 WIB

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:43 WIB

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

×