Lebih Dekat Tentang Penyakit Menular Seksual, Trikomoniasis

Ririn Indriani

Selasa, 01 Maret 2016 | 14:01 WIB
Lebih Dekat Tentang Penyakit Menular Seksual, Trikomoniasis
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat siang Dokter,
Saya terkena penyakit trikomoniasis. Oleh dokter, saya dianjurkan untuk minum antibiotik. Antibiotik jenis apa yang harus saya beli untuk mengatasi keluhan saya, Dok? Terima kasih.

LK

Jawab:

Selamat malam Saudari LK,
Sebelum menjawab pertanyaan Anda, terlebih dahulu saya jelaskan mengenai trikomoniasis. Ini merupakan salah satu dari Penyakit Menular Seksual (PMS).  

Trikomoniasis paling sering menyerang perempuan,  namun lelaki juga dapat terinfeksi dan menularkan penyakit ini ke pasangannya lewat kontak seksual. Pada perempuan tempat yang paling sering terinfeksi adalah vagina, sedangkan pada lelaki tempat infeksi paling sering adalah saluran kemih.

Anda juga perlu mengetahui bahwa penularan trikomoniasis terjadi tidak hanya saat melakukan kontak seksual. Seorang pengidap trikomoniasis dapat menularkan parasit pada orang lain melalui pinjam meminjam handuk dan pakaian dalam.

Untuk menghambat dan mencegah penularan disarankan untuk menjaga kebersihan alat vital, tidak berganti-ganti pasangan seksual, serta mengenakan kondom.

Beberapa keluhan akibat trikomoniasis antara lain:

Pada perempuan
1. Pengidap trikomoniasis kerap merasa gatal, serta timbul rasa panas pada instrument kewanitaannya. Terkadang disertai dengan keputihan.
2. Timbul rasa sakit saat melakukan hubungan badan.
3. Keputihan akut berupa busa atau berdarah.
4. Nyeri perut bagian bawah saat melakukan hubungan seksual.

Pada laki-laki
1. Keluhan saat buang air seni
2. Nyeri pada testis
3. Ngilu di bagian bawah perut

Gejala trikomoniasis pada lelaki yang terinfeksi biasanya akan hilang dalam beberapa minggu tanpa pengobatan. Namun, lelaki yang terinfeksi tersebut, walaupun tidak pernah memperlihatkan gejala atau gejalanya sudah tidak ada, dapat terus menularkan ke pasangan seksualnya sampai ia selesai diobati.
Oleh karena itu, kedua pasangan seksual tersebut harus diobati sekaligus untuk menghentikan penyebaran penyakitnya.

Penderita yang sedang diobati disarankan tidak melakukan hubungan seksual selama pengobatan dan sebelum dinyatakan sembuh. Orang yang pernah terkena trikomoniasis tidak berarti jadi immun atau tidak terkena lagi.

Walaupun pengobatannya berhasil, orang tersebut dapat terkena infeksi kembali.  

Nah, bila Anda sudah diperiksa dengan diambil swab vagina dan didapatkan trichomonas, terapinya adalah metronidazole 2 gram single dose (diminum hanya sekali itu saja).

Jika belum memeriksa swab vagina, saya sarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter.

Demikian penjelasannya. Terima kasih, semoga membantu.


Dijawab oleh dr. Santri Dwizamzami Faridahanum
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Bisakah Penderita Kanker Rahim Miliki Anak?

Masih Bisakah Penderita Kanker Rahim Miliki Anak?

Health | Senin, 29 Februari 2016 | 21:13 WIB

Waspadai Nyeri Perut Saat Hamil

Waspadai Nyeri Perut Saat Hamil

Health | Senin, 29 Februari 2016 | 14:02 WIB

Tentang Flek Haid dan Flek Kehamilan

Tentang Flek Haid dan Flek Kehamilan

Health | Kamis, 25 Februari 2016 | 12:33 WIB

Ini yang Menyebabkan Kaki Bisa Membengkak

Ini yang Menyebabkan Kaki Bisa Membengkak

Health | Senin, 22 Februari 2016 | 13:52 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×