Studi: Menari Bisa Turun Risiko Kematian Akibat Sakit Jantung

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2016 | 08:17 WIB
Studi: Menari Bisa Turun Risiko Kematian Akibat Sakit Jantung
Ilustrasi menari. (Shutterstock)

Suara.com - Menari tak hanya kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga berefek positif bagi kesehatan.

Sebuah penelitian terkini menemukan bahwa hobi menari dengan intensitas sedang dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

"Hal ini tidak mengherankan, karena menari yang termasuk aktivitas fisik intensitas sedang dapat menjadi pelindung terhadap risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler," kata pemimpin penelitian, Dafna Merom dari University of Western Sydney di Australia.

Untuk mendapatkan temuan ini, Merom dan rekan-rekannya mengumpulkan 11 survei populasi antara tahun 1995 dan 2007, yang melibatkan lebih dari 48.000 orang dewasa berusia 40 tahun ke atas tanpa penyakit jantung.

Survei mencakup pertanyaan mengenai frekuensi, durasi dan intensitas menari yang dilakukan responden selama empat minggu sebelumnya. Hasil menunjukkan, 3.100 dari 48.000 orang yang disurvei, memiliki kebiasaan menari. Sedangkan dua pertiga dari keseluruhan responden mengatakan mereka memiliki kebiasaan berjalan pada intensitas apapun.

Peneliti menyimpulkan, responden yang memiliki hobi menari cenderung memiliki indeks massa tubuh lebih rendah, sehingga berada pada risiko yang rendah mengalami berbagai penyakit kardiovaskular.

"Minimum waktu yang disarankan untuk menjalani kegiatan menari ini adalah 150 menit seminggu karena termasuk jenis aktivitas intensitas sedang," ujar Merom.

Menurutnya menari bisa menjadi alternatif aktivitas fisik intensitas sedang, selain berjalan cepat yang terkesan membosankan.

"Saya akan menyarankan bagi mereka yang merasa berjalan cepat agak membosankam untuk berpaling ke kegiatan menari yang lebih menarik dan atraktif. Tempo cepat dan lambat pada menari sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung," pungkasnya. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

1200 Penari Ramaikan "Indonesia Menari 2014"

1200 Penari Ramaikan "Indonesia Menari 2014"

Lifestyle | Kamis, 13 November 2014 | 18:57 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB