Ini yang Bikin Sperma Jadi Kurang Lincah

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 17 Maret 2016 | 11:47 WIB
Ini yang Bikin Sperma Jadi Kurang Lincah
Ilustrasi sperma. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagai calon ayah, merawat kesehatan organ reproduksi sangatlah penting. Organ reproduksi yang sehat mempengaruhi peluang untuk mendapatkan bayi berkualitas.

Kondisi sperma sendiri menurut para ahli dipengaruhi oleh faktor gaya hidup seorang lelaki. Begitu pula dengan kegesitannya dalam membuahi sel telur. Oleh karena itu, para lelaki sebaiknya perhatikan beberapa faktor berikut yang mempengaruhi keberhasilan sperma dalam mencapai sel telur.

1. Suhu tinggi
Bekerja di lingkungan bersuhu tinggi atau duduk selama berjam-jam diketahui dapat meningkatkan suhu testis. Padahal suhu testis yang tinggi rentan menyebabkan kerusakan sperma. Pada akhirnya hal ini mempengaruhi pergerakan sperma dalam membuahi sel telur.

2. Pola makan yang buruk
Pola makan adalah salah satu faktor yang juga mempengaruhi pergerakan sperma. Bahkan penelitian pernah menyebut, konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan dikaitkan dengan risiko menurunkan jumlah sperma. Jadi, perhatikan lagi konsumsi makanan Anda sehari-hari.

3. Obesitas
Menjaga berat badan tetap ideal dapat membantu Anda para lelaki untuk merawat sperma tetap sehat dan lincah. Obesitas selama ini dikaitkan dengan penurunan kualitas dan kuantitas sperma.

4. Usia
Faktor usia dapat memiliki efek buruk pada jumlah dan kegesitan sperma. Oleh karena itu usahakan untuk berupaya memiliki anak di bawah usia 30 tahun.

5. Kekurangan vitamin
Kekurangan vitamin bisa menjadi faktor utama yang mempengaruhi kelincahan sperma saat membuahi sel telur. Beberapa vitamin dan nutrisi tersebut antara lain B-12, zinc, selenium, asam folat hingga antioksidan.

6. Konsumsi alkohol
Konsumsi alkohol secara berlebihan bisa mempengaruhi kesehatan sperma. Bahkan studi menunjukkan, lelaki yang minum setidaknya dua gelas alkohol per hari dapat memiliki efek merugikan pada produksi sperma. Jadi, batasi konsumsi minuman beralkohol jika Anda ingin segera dikaruniai keturunan.

7. Merokok
Lelaki yang memiliki kebiasaan merokok juga berada pada risiko lebih tinggi mengalami kesulitan saat memperoleh keturunan. Pasalnya zat-zat yang terdapat dalam rokok mempengaruhi kegesitan sperma, pada gilirannya membuat sel telur sulit dibuahi. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lelaki Ini Membagi Pengalamannya Sebagai Donor Sperma

Lelaki Ini Membagi Pengalamannya Sebagai Donor Sperma

Lifestyle | Senin, 29 Februari 2016 | 16:31 WIB

Sperma Ciptaan Laboratorium Sukses Hasilkan Anak

Sperma Ciptaan Laboratorium Sukses Hasilkan Anak

Tekno | Sabtu, 27 Februari 2016 | 08:04 WIB

Pengaruh Ponsel Pada Kualitas Sperma Anda

Pengaruh Ponsel Pada Kualitas Sperma Anda

Health | Rabu, 24 Februari 2016 | 09:38 WIB

Lima Indikator Sperma Kamu 'Berkualitas'

Lima Indikator Sperma Kamu 'Berkualitas'

Lifestyle | Kamis, 11 Februari 2016 | 11:45 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB