Ini Alasan di Balik Keinginan Beser

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2016 | 16:40 WIB
Ini Alasan di Balik Keinginan Beser
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika selesai menonton film di bioskop, tentu sebagian dari Anda akan berduyun-duyun ke toilet untuk buang air kecil. Anda juga mengalaminya? Berarti Anda tak sendiri.

Keinginan buang air kecil terus menerus yang sering disebut beser memang kerap dialami sebagian kecil orang. Kondisi ini bahkan bisa dibilang tak normal karena bisa dipicu oleh berbagai hal.

Ingin tahu apa saja yang dapat mempengaruhi keinginan berkemih terus menerus? Simak ulasan berikut, seperti dilansir Prevention.

1. Kandung kemih kecil
Ini adalah alasan klasik dari kondisi beser yang kerap dialami banyak orang. Menurut Greenleaf, pakar ginjal, setiap orang memiliki kandung kemih yang berbeda-beda. Sebagian besar kandung kemih, menurutnya hanya mampu menampung sekitar dua cangkir cairan.

Setelah penuh maka kandung kemih memerintahkan otak untuk mengeluarkan cairan melalui urin. Kabar baik bagi pemilih kandung kemih kecil, Anda dapat melatih kandung kemih untuk menahan lebih banyak cairan.

"Ketika kandung kemih penuh, otot-otot dapat meregang dan menahan pengeluaran cairan," kata Greenleaf.

2. Minum terlalu sedikit air
Jika terlalu banyak minum air dapat menyebabkan kondisi beser, terlalu sedikit asupan air juga dapat menimbulkan dampak yang sama.

"Ketika Anda kurang minum, urin menjadi lebih pekat, hal ini memicu kandung kemih untuk bereaksi dan mengeluarkan cairan," ujar Greenleaf.

3. Infeksi atau batu ginjal
Infeksi saluran kemih yang mengandung kristal kecil yang dikenal batu ginjal dapat mengiritasi kandung kemih dan meningkatkan keinginan untuk buang air kecil.

"Biasanya batu ginjal akan menyebabkan banyak rasa sakit di bagian belakang pinggang Anda,"imbuhnya.

4. Konsumsi beberapa jenis obat-obatan
Konsumsi air atau obat-obatan yang bersifat diuretik biasanya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Sayangnya hal ini turut berdampak pada pengeluaran urin yang lebih sering.

5. Diabetes
Jika keempat penyebab yang telah diuraikan tidak Anda alami, maka harus waspada dengan faktor diabetes yang juga memicu kondisi beser. Ketika kadar gula darah tinggi, ginjal tidak akan dapat menyaring dengan baik cairan yang masuk sehingga langsung ditumpahkan melalui urin. Jadi lakukan pemeriksaan kadar gula darah jika mengalami beser yang berkepanjangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sederet Makanan Ini Bisa Tingkatkan Fungsi Ginjal

Sederet Makanan Ini Bisa Tingkatkan Fungsi Ginjal

Lifestyle | Kamis, 10 Maret 2016 | 14:58 WIB

Jangan Sepelekan Buang Air Kecil yang Terasa Perih

Jangan Sepelekan Buang Air Kecil yang Terasa Perih

Health | Selasa, 22 September 2015 | 20:27 WIB

Jangan Abaikan Nyeri Perut yang Disertai Gangguan Buang Air Kecil

Jangan Abaikan Nyeri Perut yang Disertai Gangguan Buang Air Kecil

Health | Rabu, 29 Juli 2015 | 16:26 WIB

Ini Takaran Ideal Minum Air di Pagi Hari

Ini Takaran Ideal Minum Air di Pagi Hari

Health | Jum'at, 06 Maret 2015 | 06:56 WIB

Sering Minum Bikin Beser, Normalkah?

Sering Minum Bikin Beser, Normalkah?

Health | Kamis, 05 Maret 2015 | 12:51 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB