Cicipi Adonan Mentah Kue Bisa Memicu Penyakit Ini

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 10 Mei 2016 | 13:57 WIB
Cicipi Adonan Mentah Kue Bisa Memicu Penyakit Ini
Ilustrasi membuat kue. (Shutterstock)

Suara.com - Anda yang gemar membuat kue pasti pernah atau bahkan sering mencicipi adonan kue yang masih mentah untuk mengetahui apakah rasanya sudah pas atau belum. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata kebiasaan ini bisa berisiko bagi kesehatan?

Ya, menurut penelitian, bahan dalam adonan kue yang masih mentah sangat mungkin terkontaminasi oleh patogen, seperti Salmonella dan E. coli yang dikenal berbahaya.

"Ketika Patogen masuk ke dalam perut maka yang terjadi bisa mual, muntah, perut nyeri, diare, dan demam. Penyakit serius seperti sindrom hemolitik pun mungkin terjadi. Biasanya ditandai dengan anemia dan gagal ginjal akut, atau bahkan kematian," kata Soohyoun Ahn, asisten profesor keamanan pangan di University of Florida.

Walaupun jarang terjadi, orang yang terinfeksi Salmonella dapat mengalami Arthritis Reaktif, jenis peradangan sendi yang biasanya mempengaruhi lutut, pergelangan kaki, atau kaki. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang antara usia 20 sampai 40 tahun.

Menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika, risiko terkena penyakit melalui makanan sangat rentan terjadi pada orangtua, anak-anak dan bayi, perempuan hamil, dan orang dengan sistem kekebalan yang buruk.

"Telur mentah yang menjadi bahan utama dalam pembuatan adonan menjadi penyebab utama munculnya bakteri Salmonella," kata Susan Whittier, direktur layanan mikrobiologi klinis di New York-Presbyterian/Columbia University Medical Center.

Tapi, muncul pendapat bahwa dengan mencuci telur sebelum digunakan dapat menghilangkan bakteri dan terhindar dari risiko.

"Mencuci telur sangat tidak membantu, apalagi jika Salmonella bersembunyi di dalam telur, dan itu yang sering kita temukan," kata Whittier.

Menurut Londa Nwadike, seorang spesialis keamanan pangan di Kansas State University dan University of Missouri, mencuci telur juga memungkinkan bakteri lain muncul melalui pori-pori kulit telur.

Selain telur, bahan-bahan lain dalam adonan juga berpotensi menyebarkan patogen.

Para ahli mengatakan bahwa pada 2009 yang menjadi tersangka utama dalam wabah E. coli dalam adonan kue sebenarnya disebabkan oleh tepung. Kacang dan cokelat juga telah dikaitkan sebagai wabah Salmonella.

Sebaiknya, lewatkan adonan mentah agar Anda tidak pernah terinfeksi bakteri berbahaya yang membuat Anda jatuh sakit. (Menshealth)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meski Dipicu Bakteri, Sederet Penyakit Ini Tak Perlu Antibiotik

Meski Dipicu Bakteri, Sederet Penyakit Ini Tak Perlu Antibiotik

Health | Selasa, 19 April 2016 | 19:00 WIB

Ternyata Maag Juga Bisa Dipicu Bakteri

Ternyata Maag Juga Bisa Dipicu Bakteri

Health | Selasa, 15 Maret 2016 | 20:57 WIB

Ini Bahayanya Minum Es Batu Berbakteri

Ini Bahayanya Minum Es Batu Berbakteri

Health | Rabu, 01 April 2015 | 15:16 WIB

Awas, Sebagian Besar Air Tanah Jakarta Tercemar Bakteri E-coli

Awas, Sebagian Besar Air Tanah Jakarta Tercemar Bakteri E-coli

Health | Kamis, 09 Oktober 2014 | 18:35 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB