Dokter: Kebutuhan Serat Sehari Setara dengan Konsumsi 10 Buah

Arsito Hidayatullah | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 29 Mei 2016 | 17:09 WIB
Dokter: Kebutuhan Serat Sehari Setara dengan Konsumsi 10 Buah
Acara Kampanye 'Go Serat bersama Original Love Juice' di Bekasi, Minggu (28/5/2016). [Suara.com/Firsta Putri Nodia]

Suara.com - Serat memang perlu dipenuhi kebutuhannya setiap hari, karena manfaatnya yang dapat menangkal berbagai penyakit metabolik. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bekasi, dr Slamet Effendy, mengatakan bahwa setidaknya setiap hari manusia harus mengonsumsi 25-30 gram serat yang bisa diperoleh dari berbagai sumber, salah satunya buah dan sayur.

"Serat bisa berikatan dengan gula, lemak dan kolesterol, lalu mengikatnya dan membuangnya lewat kotoran, sehingga tidak terjadi penumpukan di dalam darah atau tubuh yang menjadi pemicu berbagai penyakit," ujar Slamet, dalam temu media kampanye "Go Serat bersama Original Love Juice" di Bekasi, Minggu (28/5/2016).

 
Kekurangan konsumsi serat, menurut dr Ulul Albab pula selaku pengurus PB IDI, dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit metabolik yang banyak diderita masyarakat Indonesia saat ini. Mulai dari peningkatan risiko mengidap diabetes menjadi 21 persen, peningkatan risiko stroke sebesar 30 persen, juga peningkatan risiko gangguan saluran pencernaan.

"Serat tidak bisa diproduksi secara alami di tubuh, sehingga harus didapatkan dari konsumsi sumber lain, baik makanan maupun minuman yang kaya akan serat, sehingga risiko berbagai penyakit bisa diturunkan," imbuh Ulul.

Hanya saja ternyata, kebutuhan serat tidak bisa digantungkan pada konsumsi buah atau sayuran biasa saja. Pasalnya, Slamet mengatakan, rata-rata buah hanya mengandung 3-5 gram serat.

"Sehingga untuk memenuhi kebutuhan 25-30 gram serat, itu sama saja dengan mengonsumsi 9-10 buah pisang sehari. Kan rasanya tidak mungkin dan kurang praktis. Jadi, serat juga harus dikonsumsi dari sumber makanan atau minuman lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, Ronald Unadi selaku Head of Marketing and Sales Kalbe Beverages, mengatakan bahwa Original Love Juice merupakan minuman jus buah asli dalam kemasan yang kaya akan serat. Meski berbentuk kemasan, Original Love Juice menurutnya tanpa bahan pengawet dan pemanis buatan, sehingga baik untuk kesehatan.

"Dalam satu botol kemasan Original Love Juice, terkandung 10-11 gram serat. Sehingga dengan mengonsumsi 2-3 botol sehari, dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian yang mencapai 25-30 gram sehari," paparnya.

Disebutkan, Kampanye "Go Serat" sendiri akan dilakukan di 28 kota lain dalam beragam bentuk kegiatan. Di antaranya adalah senam 'Loverobic', serta jalan sehat keluarga yang ditargetkan akan diikuti sebanyak 140 ribu peserta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Jus

Ini yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Jus

Lifestyle | Kamis, 26 Mei 2016 | 18:05 WIB

Konsumsi Dua Kiwi Sehari Turunkan Risiko Penyakit Tak Menular

Konsumsi Dua Kiwi Sehari Turunkan Risiko Penyakit Tak Menular

Health | Rabu, 25 Mei 2016 | 18:26 WIB

Perhatikan Ini Saat Memilih Buah

Perhatikan Ini Saat Memilih Buah

Lifestyle | Rabu, 25 Mei 2016 | 15:54 WIB

Studi: Jus Buah Bisa Redakan Amarah

Studi: Jus Buah Bisa Redakan Amarah

Lifestyle | Selasa, 03 Mei 2016 | 16:16 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB