Awas! Penyakit Ini Incar Pengguna Ponsel Pintar

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 21 Juni 2016 | 12:14 WIB
Awas! Penyakit Ini Incar Pengguna Ponsel Pintar
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebelum ponsel memberikan dampak candu pada penggunanya, tak banyak masalah kesehatan yang mengintai orang pada saat itu. Tapi kini banyak orang mengidap gangguan kesehatan yang mungkin tak pernah ada sebelumnya.

Menurut survei yang dilakukan Pew Research Center, 92 persen orang dewasa memiliki ponsel dan 90 persen di antaranya mengaku telah ketergantungan dengan ponsel pintar, dan hampir sepertiga di antaranya tak pernah mematikan ponselnya bahkan saat tidur sekalipun.

Psikolog Larry D. Rosen, PhD, dari California State University mengatakan setidaknya ada empat masalah kesehatan yang mengintai dari pola ketergantungan terhadap telepon pintar, seperti dikutip dari Foxnews.com.

1. Gangguan kecemasan
Ya, ponsel pintar ternyata membuat para penggunanya mengalami gangguan kecemasan. Bahkan sebuah survei yang dilakukan terhadap 2000 pengguna ponsel di Amerika Serikat menemukan bahwa 90 persen responden mengaku panik jika isi baterai ponselnya menurun di bawah 20 persen. Bahkan dari gangguan kecemasan ini banyak responden yang mengaku tak segan untuk meminjam charger atau powerbank dari orang yang tak dikenalnya.

2. Sindrom getaran ponsel
Beberapa pengguna ponsel memilih untuk mengaktifkan pilihan getar pada ponsel mereka dengan harapan dapat segera mengetahui notifikasi yang masuk ke ponselnya. Tapi ternyata saking ketergantungannya dengan ponsel, penggunanya berimajinasi adanya getaran meski faktanya hal itu tidak terjadi. Oleh peneliti, kondisi ini disebut sebagai sindrom getaran ponsel.

3. Nomophobia
Nomophopia adalah suatu jenis ketakutan baru yang terjadi jika seseorang tak memegang ponsel. Pada kondisi ini, seseorang akan merasakan gangguan kecemasan yang tinggi hingga detak jantung dan tekanan darah meningkat. Bahkan tak sedikit dari mereka yang mengalami perubahan suasana hati menjadi emosional atau bahkan pemurung jika tak membawa atau harus jauh dengan ponselnya.

4. Fomo
Jika nomophobia memicu ketakutan awal saat harus jauh dari ponsel, maka fomo adalah akibat yang serius. Seseorang akan mengalami depresi ketika tidak diberi kesempatan untuk memegang ponselnya meski hanya lima menit. Kebanyakan hal ini dialami oleh anak muda yang senang mengakses sosial media dan bisa beberapa kali membukanya dalam rentang waktu yang amat singkat. Menurut peneliti hal ini terjadi karena anak muda ketergantungan dengan sosial media yang membuat mereka tak bisa jauh dari ponsel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pakar: Kecanduan Gadget Merupakan Gangguan Kejiwaan

Pakar: Kecanduan Gadget Merupakan Gangguan Kejiwaan

Lifestyle | Senin, 16 Juni 2014 | 16:16 WIB

Terkini

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

×