Hati-hati, Stres Bisa Memicu Gangguan pada Lambung

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 27 Juni 2016 | 00:00 WIB
Hati-hati, Stres Bisa Memicu Gangguan pada Lambung
Ilustrasi sakit lambung akibat stres. (VP Digital)

Suara.com - Stres diketahui mempunyai peranan penting terhadap kesehatan seseorang, yang tak hanya mempengaruhi kesehatan jiwa, tetapi juga kesehatan fisik.

Bila Anda sering mengalami keluhan seperti nyeri ulu hati berulang, penyakit asam lambung kronis, atau gangguan pencernaan lain, namun setelah diperiksa ternyata dokter mengatakan tidak ada luka atau penyebab khusus dari keluhan tersebut, bisa jadi keluhan tersebut dipicu dari stres.

Coba pikirkan atau ingat-ingat kembali, adakah hal-hal di sekitar yang membuat Anda stres? Karena stres ternyata menjadi salah satu penyebab gangguan lambung.

Lantas, bagaimana stres bisa mempengaruhi lambung? Perlu diketahui bahwa stres yang kita alami, baik dari lingkungan keluarga, pekerjaan, sekolah, atau keadaan lainnya, akan diterima oleh tubuh menjadi suatu rangsangan psikis atau emosi.

Rangsangan psikis ini akan mempengaruhi bagian otak yang memproses emosi, lalu masuk ke jalur saraf. Salah satunya adalah saraf yang bekerja mengatur lambung, atau yang dalam istilah medis disebut nervus vagus.

Akibat rangsangan psikis dan emosi ini, fungsi saluran cerna termasuk lambung berubah. Nah, beberapa perubahan yang terjadi antara lain:

1. Peningkatan produksi asam lambung
2. Stres menyebabkan kita lebih sensitif terhadap nyeri
3. Mempengaruhi pergerakan saluran pencernaan menjadi terlalu cepat. Akibatnya bisa terjadi kembung, gangguan buang air besar (BAB), makan tidak dicerna dengan sempurna.
4. Mempengaruhi pembuluh darah di sekitar lambung

Selain itu, rangsangan psikis dan emosi juga merangsang pengeluaran hormon adrenal yang pada gilirannya produksi asam lambung pun jadi meningkat.

Beranjak dari penjelasan tersebut, tak heran bila besok Anda akan menghadapi ujian, wawancara kerja, atau pidato, maka sehari sebelumnya atau malamnya Anda rentan sakit perut tidak karuan. Ternyata keluhan tersebut muncul akibat stres yang Anda alami, kemudian mempengaruhi kinerja lambung.

Untuk Anda yang menderita penyakit lambung kronis, dan sudah rutin berobat, namun tidak kunjung sembuh, sebaiknya Anda mulai melakukan manajemen stres.

Lalu, bagaimana cara mencegah stres? Berikut beberaa tips sederhana yang bisa Anda lakukan:

1. Tarik napas sejenak
Pelajari masalah yang Anda hadapi saat ini. Biasanya setelah kita duduk tenang dan memberikan waktu untuk sejenak merenung, kita akan mendapatkan pencerahan untuk masalah yang dihadapi. Terkadang panik dan rasa takut membuat masalah menjadi terlihat sulit.
 
2. Belajar ikhlas dan sabar
Dengan ikhlas, cobaan seberat apapun akan kita terima dengan lapang dada. Anggaplah ujian yang sedang dihadapi merupakan upaya untuk menjadikan Anda menjadi pribadi yang lebih mulia di hadapan Tuhan.

3. Membuat rencana cadangan
Sebelum memulai suatu rencana, selalu biasakan untuk membuat dua atau tiga rencana cadangan. Hal ini penting dilakukan agar Anda tidak terlampau kecewa apabila tidak mendapatkan target utama Anda.
 
4. Bersikap terbuka
Walaupun saat sedih kita selalu cenderung ingin menyendiri, jangan ragu untuk bersikap terbuka kepada orang yang Anda percaya. Dengan berbagi, masalah akan terasa lebih ringan.

5. Konsultasi ke psikolog
Jika masalah yang dihadapi sampai membuat Anda malas beraktivitas, sakit keras, sulit tidur, dan menurunkan produktivitas, seperti bolos kerja, sebaiknya konsultasi dengan psikolog atau psikiater.

6. Menjaga Kesehatan
Langkah manajemen stres akan semakin luas dengan tetap menjaga kesehatan tubuh. Bila perlu konsumsi suplemen untuk tubuh Anda, termasuk suplemen untuk lambung yaitu COLIDAN, yang berfungsi memelihara dan menjaga kesehatan lambung, serta dapat membantu proses pemulihan lambung.

Tak hanya itu, COLIDAN juga bermanfaat untuk mencegah dan mengobati maag. Manfaat ini bisa Anda rasakan, karena COLIDAN berbahan dasar intisari ganggang laut coklat yang merupakan bahan alami yang berasal dari perairan laut lepas Okinawa Jepang.

Ganggang coklat yang dijadikan bahan baku COLIDAN merupakan species unik dan sudah lama dikonsumsi oleh masyarakat Jepang untuk menjaga dan memelihara kesehatan lambung.

Meskipun demikian, sakit lambung tidak semata dipengaruhi oleh stres. Jadi, Anda dianjurkan untuk tetap mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, hindari rokok, alkohol, dan makanan pencetus kambuhnya penyakit lambung.

Dengan langkah pengobatan yang menyeluruh, kita akan senantiasa sehat lahir dan batin. Jadi, selamat mencoba beberapa tips yang telah diuraikan ya! (Adv)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Buku Petunjuk Hidup Bebas Stres dan Cemas: Sebuah Upaya Menghalau Kecemasan

Buku Petunjuk Hidup Bebas Stres dan Cemas: Sebuah Upaya Menghalau Kecemasan

Your Say | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:43 WIB

Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?

Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?

Your Say | Selasa, 24 Februari 2026 | 06:38 WIB

The Power of Gardening: Cara Ampuh Menghilangkan Stres dengan Berkebun

The Power of Gardening: Cara Ampuh Menghilangkan Stres dengan Berkebun

Your Say | Rabu, 18 Februari 2026 | 21:50 WIB

The Power of Nature: Cara Sederhana Menghilangkan Stres dengan Kembali ke Alam

The Power of Nature: Cara Sederhana Menghilangkan Stres dengan Kembali ke Alam

Your Say | Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:13 WIB

Lelah dan Stres Akibat Jadwal Padat? Ini Rahasia Generasi Muda Tetap 'Cool' Seharian!

Lelah dan Stres Akibat Jadwal Padat? Ini Rahasia Generasi Muda Tetap 'Cool' Seharian!

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:21 WIB

KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu

KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu

Lifestyle | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:38 WIB

5 Zodiak yang Paling Mudah Menghadapi dan Mengatasi Stres, si Tahan Banting!

5 Zodiak yang Paling Mudah Menghadapi dan Mengatasi Stres, si Tahan Banting!

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 17:05 WIB

Pertolongan Pertama saat GERD Kambuh, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan

Pertolongan Pertama saat GERD Kambuh, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:48 WIB

Saat Negara Jadi Sumber Stres: Overexposure Trauma di Tengah Berita Negatif

Saat Negara Jadi Sumber Stres: Overexposure Trauma di Tengah Berita Negatif

Your Say | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB