Hebat, Bupati Ini 'Berani' Larang Iklan Rokok Muncul di Daerahnya

Arsito Hidayatullah, Firsta Nodia

Selasa, 15 November 2016 | 19:52 WIB
Hebat, Bupati Ini 'Berani' Larang Iklan Rokok Muncul di Daerahnya
Bupati Kulon Progo, Yogyakarta, Hasto Wardoyo. [Suara.com/Firsta Putri Nodia]

Suara.com - Bupati Kulon Progo, Yogyakarta, dr Hasto Wardoyo SpOG, dengan tegas memutuskan menjadikan kawasan yang dipimpinnya bebas dari asap rokok. Melalui Perda Nomor 5 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KRT), Hasto melarang produsen rokok untuk memasang papan reklame atau mensponsori kegiatan sekolah di Kabupaten Kulon Progo.

Hal ini dilakukan Hasto untuk menekan jumlah perokok, sekaligus menghemat anggaran belanja daerah dalam membiayai penyakit yang disebabkan oleh rokok.

"Data dari BPS itu menunjukkan kalau belanja rokok warga Kulon Progo itu sampai Rp96 miliar setahun. Lha, anggaran belanja untuk berobat aja nggak sampai segitu, tapi warga malah belanja rokoknya Rp96 miliar. Ini menyedihkan," ujar Hasto yang menerima penghargaan Inspirational Local Leader dari Brand's Health Award 2016 di Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Lelaki yang sebelumnya berprofesi sebagai dokter spesialis kandungan ini tahu benar dampak yang ditimbulkan oleh paparan asap rokok. Menurutnya, efek menyenangkan yang dirasakan setelah merokok bisa juga didapat dari aktivitas lain seperti olahraga, mendengarkan musik, atau kegiatan lainnya yang memicu produksi hormon dopamin.

"Sebetulnya, banyak orang ditipu oleh rokok. Kita bisa dapat dopamin yang membuat perasaan senang dan lebih berkonsentrasi dari olahraga atau bermusik. Justru merokok efek sampingnya untuk kesehatan lebih berbahaya," tambah dia.

Bupati Hasto pun menjamin, jika berkunjung ke daerah Kulon Progo, Anda tidak akan mendapati iklan rokok sama sekali. Lebih jauh, selain menetapkan Perda KRT, lelaki berusia 52 tahun ini juga membuat gebrakan di bidang pelayanan kesehatan.

Penduduk Kulon Progo saat ini bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit pemerintah secara gratis, tanpa perlu membawa kartu BPJS. Warga hanya perlu membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) saat berobat.

"Kami juga meniadakan kelas-kelas pada rawat inap, karena semua harus mendapat pertolongan. Kalau ada kelas 1, 2, 3, nanti ketika kelas 3 ruangannya habis, pasien akan ditolak. Kita tidak mau seperti itu. Lalu, pelayanan kita gratis. Kalau harus bayar, sebut nama saya tiga kali," ujar dia setengah bercanda.

Latar belakang sebagai tenaga medis agaknya membuat Hasto ingin lebih banyak menolong orang sakit dengan jabatannya saat ini. Bahkan meski telah menjadi Bupati, Hasto sendiri masih berpraktik sebagai dokter kandungan dua kali seminggu, dengan tidak memungut bayaran alias gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bandara Kulonprogo Ditargetkan akan Beroperasi 2019

Bandara Kulonprogo Ditargetkan akan Beroperasi 2019

Bisnis | Minggu, 07 Agustus 2016 | 09:45 WIB

Mengenal Hiras Panjaitan, Bintang Iklan Anti Rokok Berleher Bolong

Mengenal Hiras Panjaitan, Bintang Iklan Anti Rokok Berleher Bolong

Health | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 18:29 WIB

Bupati Kulon Progo: Jangan Takut Tolak Cukai Rokok!

Bupati Kulon Progo: Jangan Takut Tolak Cukai Rokok!

Bisnis | Selasa, 30 September 2014 | 16:08 WIB

 KPAI Tolak Segala Bentuk Iklan Rokok

KPAI Tolak Segala Bentuk Iklan Rokok

News | Rabu, 24 September 2014 | 00:34 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×