Mengerikan! Penderita HIV/AIDS Jabar Capai 4.154 Jiwa

Ardi Mandiri

Kamis, 17 November 2016 | 01:10 WIB
Mengerikan! Penderita HIV/AIDS Jabar Capai 4.154 Jiwa
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

Suara.com - Data Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga Desember 2015 menyebutkan jumlah penderita HIV/AIDS di daerah tersebut mencapai 4.154 jiwa yang tersebar di seluruh kota dan kabupaten.

"Penyebaran HIV/AIDS cukup tinggi yang mayoritas warga terjangkit HIV/AIDS berusia produktif, yang rata-rata usianya 20-35 tahun," kata Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di sela-sela acara kampanye peduli HIV/AIDS di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu.

Menurutnya, untuk tahun ini dipastikan jumlahnya akan terus bertambah. Bahkan, tidak ada kota/Kabupaten di Jabar yang luput dari penderita HIV/AIDS. Untuk daerah terbanyak penderita penyakit ini adalah Bandung, sementara untuk Kota Sukabumi berada di peringkat enam.

Maka dari itu, dengan adanya kampanye ini agar dijadikan momentum untuk menekan angka penyeraban HIV di Jabar yang salah satunya dengan meningkatkan keimanan, serta menjauhi hal-hal yang beresiko tertular HIV/AIDS.

Selain itu, pencegahan tidak hanya bisa dilakukann pemerintah saja, tetapi seluruh warga Jabar khususnya Kabupaten Sukabumi harus lebih peduli dan turut serta agar dalam pencegahan penyebaran penyakit yang belum ada obatnya ini.

"Pencegahan harus dilakukan semua pihak, jangan sampai ada penderita baru lagi," tambahnya.

Di sisi lain, Aher sapaan akrabnya mengimbau agar tidak mengucilkan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), tetapi harus memberikan motivasi bisa terus berjuang hidup dan tidak terus terpuruk dengan penyakitnya serta tidak menyebarkan virus mematikannya tersebut kepada orang lain.

Lanjut dia, jangan sampai ada diskriminasi terhadap ODHA, sehingga si penderita tersebut tetap semangat dalam menjalani hidupnya. Karena urusan hidup dan mati sudah ada yang mengaturnya, tetapi yang terpenting adalah ODHA bisa tetap berkarya.

"Kami juga mengapresiasi warga Kabupaten Sukabumi yang semakin peduli ternyata pencegahan penuralan HIV yang salah satunya dibentuk nelayan peduli AIDS," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangani AIDS, Pemkot Kupang Siapkan Rp1,5 M

Tangani AIDS, Pemkot Kupang Siapkan Rp1,5 M

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 07:05 WIB

Donor Danar Ampuh Deteksi Penyakit

Donor Danar Ampuh Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 07 September 2016 | 08:41 WIB

Terkini

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:06 WIB

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:05 WIB

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:03 WIB

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:02 WIB

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak

Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak

Lampung | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

×