Awas, Pneumonia pada Bayi Lebih Mematikan!

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 18 November 2016 | 11:33 WIB
Awas, Pneumonia pada Bayi Lebih Mematikan!
Ilustrasi anak mengalami gangguan kesehatan pada paru, asma, sesak napas. (Shutterstock)

Suara.com - Infeksi pneumonia yang menyerang sistem pernapasan tak hanya dapat diderita oleh orang dewasa, tapi juga pada bayi.

Pneumonia pada bayi bahkan jauh lebih mematikan dibandingkan jika terjadi pada orang dewasa.

"Kenapa bayi lebih berisiko, karena meski bayi sudah punya antibodi dari ibu melalui ASI, dalam beberapa waktu itu akan hilang. Nah, pada saat itulah bayi bisa tertular penyakit, lagi pula sistem kekebalan bayi juga masih prematur sehingga rentan terserang bakteri atau virus penyebab pneumonia," ujar dr. Cissy B. Kartasasmita, Sp.A dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung pada diskusi Ngobras 'Peringatan Hari Pneumonia Sedunia' di Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa setiap 1 menit, 3 bayi di dunia meninggal akibat pneumonia. Di RS Hasa Sadikin, tambah Cissy, ada sekitar 400-500 kasus pneumonia pada bayi setiap tahunnya.

Pneumonia bisa menyebabkan kematian jika bakteri atau virus menyerang sepertiga bahkan seluruh paru-paru sehingga membuat anak tidak bisa bernapas dengan baik. Keparahan ini bisa dipicu jika anak mengalami malnutrisi setelah lahir.

"Bisa juga karena anak sudah kena TBC sebelumnya. Sehingga ketika ada infeksi pneumonia penyakit bisa lebih parah dan memicu kematian " tambah dia.

Cara yang bisa dilakukan orangtua untuk mendeteksi gejala pneumonia pada anak adalah dengan menghitung napas anak saat mengalami batuk.

Ia pun menjabarkan batasan napas anak yang tergolong mengalami pneumonia yakni jika balita berusia dibawah 2 bulan bernapas lebih dari 60 kali dalam semenit, atau bayi berusia 2 bulan-1 tahun bernapas lebih dari 50 kali semenit, atau jika balita berusia 1-5 tahun bernapas di atas 40 kali dalam semenit.

"Kalau di atas itu harus cepat-cepat ditangani. Paru-paru anak butuh terapi oksigen. Hitung saat tidur tenang, minimal tiga kali untuk memastikan dia memang mengalami gangguan saat bernapas," pungkas Cissy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Napas Anak "Ngos-ngosan", Waspadai Risiko Pneumonia

Napas Anak "Ngos-ngosan", Waspadai Risiko Pneumonia

Health | Kamis, 17 November 2016 | 19:31 WIB

Sering Naik Motor? Awas, Diincar Penyakit Ini!

Sering Naik Motor? Awas, Diincar Penyakit Ini!

Health | Kamis, 27 Oktober 2016 | 08:18 WIB

Kunjungi Rumah Sakit, Waspada Terinfeksi Penyakit Ini!

Kunjungi Rumah Sakit, Waspada Terinfeksi Penyakit Ini!

Health | Rabu, 10 Agustus 2016 | 20:42 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×