Masih Ada Dokter Berikan Antibiotik untuk Hal yang Tak Mendesak

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 22 November 2016 | 17:15 WIB
Masih Ada Dokter Berikan Antibiotik untuk Hal yang Tak Mendesak
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan obat-obatan antibiotik yang berlebihan atau tak tepat pada manusia dapat meningkatkan jumlah resistensi antibiotik di seluruh dunia. Data WHO pada 2013 mencatat adanya 7000 kematian per tahun di dunia yang disebabkan oleh resistensi antibiotik.

Ketua Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba, dr Harry Parathon, SpOG(K) mengatakan bahwa penggunaan antibiotik yang tak bijak dapat mendorong peningkatan kasus resistensi antibiotik. Kondisi ini menurutnya dapat terjadi, karena ketidaktahuan dokter akan bahaya pemberian antibiotik pada beberapa penyakit yang bukan dipicu oleh infeksi bakteri.

"Misal batuk pilek itu jangan dikasih antibiotik, atau operasi kecil dicuci bersih saja nggak perlu pakai antibiotik. Tapi sayangnya masih banyak dokter yang memberikan antibiotik untuk hal yang tidak mendesak, akhirnya bakteri kebal sama antibiotik itu sehingga kalau ada penyakit lagi nggak mempan diberi antibiotik tersebut," ujarnya pada Pekan Peduli Antibiotik 2016 di Hotel JW Marriot Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Lebih lanjut Harry mengatakan bahwa dokter juga tak bisa disalahkan, karena tidak semua fakultas kedokteran di Indonesia memiliki kurikulum yang membahas mengenai penggunaan antibiotik. Untuk itu ia berupaya melobi Kementerian Riset dan Teknologi, serta Kementerian Kesehatan untuk memasukkan pemahaman mengenai antibiotik dalam pendidikan kedokteran.

"Masyarakat juga harus cerdas. Ketika diberi antibiotik saat mengalami flu dan batuk tanya dulu ke dokter apakah tubuhnya benar-benar membutuhkan antibiotik tersebut. Jangan sungkan, karena kasus resistensi antibiotik itu tinggi sekali sekarang," tambah dia.

Seperti diketahui, penggunaan antibiotik ditujukan untuk menangani kasus penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Pasien yang diberi antibiotik harus menghabiskan obat tersebut sesuai dengan resep yang dianjurkan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meski Dipicu Bakteri, Sederet Penyakit Ini Tak Perlu Antibiotik

Meski Dipicu Bakteri, Sederet Penyakit Ini Tak Perlu Antibiotik

Health | Selasa, 19 April 2016 | 19:00 WIB

Kasus Resistensi Antibiotik Terus Meningkat, Ini Penyebabnya

Kasus Resistensi Antibiotik Terus Meningkat, Ini Penyebabnya

Health | Selasa, 19 April 2016 | 15:01 WIB

Sayuran Hijau Berpotensi Jadi Antibiotik di Masa Depan

Sayuran Hijau Berpotensi Jadi Antibiotik di Masa Depan

Health | Kamis, 18 Februari 2016 | 07:40 WIB

Terkini

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

×