Hujan dan Banjir, Waspadai Sederet Penyakit Ini

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 16 Februari 2017 | 16:01 WIB
Hujan dan Banjir, Waspadai Sederet Penyakit Ini
Lokasi banjir di Desa Nga, Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, Rabu (4/1).

Suara.com - Musim hujan yang melanda berbagai daerah di Indonesia akhir-akhir ini menjadi kesempatan bagi virus dan bakteri penyebab penyakit, berkembang biak.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI drg. Oscar Primadi. MPH mengimbau agar masyarakat mewaspadai risiko penyakit di musim penghujan ini, terutama pada mereka yang rumahnya terkena banjir.

"Penyakit yang harus diwaspadai antara lain diare, leptospirosis, dan infeksi pada kulit. Penyakit-penyakit ini biasanya menyerang mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah," ujar drg Oscar Primadi pada temu media, Kamis (16/2/2017).

Leptospirosis sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang penularannya berasal dari kencing tikus dan umumnya menginfeksi melalui luka di kulit, kemudian masuk melalui pembuluh darah dan menyebar ke jaringan.

Pada stadium awal, gejala leptospirosis bisa berupa demam menggigil, sakit kepala, mual dan nyeri perut. Bisa juga disertai mata merah tanpa kotoran mata, serta rasa nyeri otot dan punggung.

Jika tak segera tertangani, leptospirosis bisa berujung pada stadium yang lebih parah, dimana penderitanya bisa mengalami berbagai komplikasi seperti gangguan ginjal, batuk berdarah, tinja berdarah, penyakit kuning, serangan jantung hingga kematian.

Oleh karena itu, Oscar mengingatkan agar masyarakat selalu menerapkan pola hidup bersih diri dan keluarga serta lingkungan, untuk mewaspadai risiko ini.

"Tetap waspada apabila terjadi hujan lebat berkepanjangan, dan selalu jaga stamina tubuh agar terhindar dari penyakit selama musim hujan ini," tambah dia.

Berdasarkan data pantauan bencana banjir dari Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan (PPKK) Kementerian Kesehatan RI, selama Januari 2017 terdapat 64 lokasi banjir yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

baca juga

Di regional Sumatera Utara, misalnya tercatat ada 12 wilayah banjir, Sumatera Selatan 3 wilayah, DKI Jakarta 6 wilayah, Jawa Tengah 6 wilayah, Jawa Timur 17 wilayah, Bali 6 wilayah, Sulawesi Selatan 2 wilayah, Sulawesi Utara 5 wilayah, Sumatera Barat 6 wilayah, dan Papua 1 wilayah.

Sedangkan pada awal Februari ini, PPKK menerima laporan kejadian banjir dari berbagai kecamatan di seluruh Indonesia. Diantaranya banjir yang terjadi di Kecamatan Karang Asem, Bali, Kecamatan banyuwangi, Blitar, Arosbaya di Jawa Timur, dan Kecamatan Ciemas, Sukabumi di Jawa Barat. 5 Kecamatan di Pati, Jawa Tengah, 5 Kecamatan di Pandeglang, Banten. Ada pula Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, serta bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sebabnya Penyakit Mudah Datang Saat Banjir

Ini Sebabnya Penyakit Mudah Datang Saat Banjir

Health | Sabtu, 31 Januari 2015 | 16:05 WIB

Waspadai Penyakit Akibat Banjir

Waspadai Penyakit Akibat Banjir

Health | Jum'at, 21 November 2014 | 19:30 WIB

Terkini

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:13 WIB

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 19:03 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

×