Ini Tips Aman dan Sehat Membuka Kaleng Minuman Bersoda

Arsito Hidayatullah, Rinaldi Aban

Selasa, 28 Februari 2017 | 20:32 WIB
Ini Tips Aman dan Sehat Membuka Kaleng Minuman Bersoda
Ilustrasi minum minuman kaleng. [Shutterstock]

Suara.com - Mungkin Anda belum mengetahui atau belum yakin, jika minum minuman bersoda langsung dari kaleng ternyata bisa menyebabkan kematian. Buktinya, beberapa waktu lalu beredar kabar di internet tentang keluarga yang meninggal lantaran terkena Leptospirosis setelah minum soda langsung dari kaleng.

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang disebarkan melalui urine atau darah hewan.

Masalahnya, minum minuman bersoda langsung dari kaleng memang sudah sangat biasa bagi banyak orang. Dalam hal ini, mungkin yang paling perlu diperhatikan sebelum membuka minuman bersoda adalah membersihkannya dengan tisu atau serbet.

Pada dasarnya, semua kaleng yang disimpan di pabrik berada dalam kemasan plastik dan telah diisolasi. Artinya, kaleng-kaleng ini bisa dikatakan tidak terkena debu dan kotoran.

Namun setelah itu, kaleng-kaleng ini diletakkan beberapa hari bahkan berminggu-minggu di rak-rak supermarket. Akhirnya kaleng bisa menjadi berdebu, dan bukan tak mungkin juga ada kotoran lainnya yang hinggap di kaleng soda tersebut.

Maka, seperti dilansir laman Brightside, ada baiknya sebelum membuka kaleng minuman bersoda, Anda menjalankan tips berikut ini:

1. Bersihkan kaleng, karena Anda tidak pernah tahu pasti apakah itu disimpan dengan cara yang tepat.

2. Jika Anda menggunakan tisu, ingat juga bahwa itu akan menghilangkan debu, tapi tidak sebagai desinfektan.

3. Pastikan kaleng dalam kondisi baik, yakni tidak berkarat, bengkak, atau rusak.

4. Jika kaleng membengkak, itu bisa menjadi tanda kontaminasi akibat sterilisasi yang tidak benar. Kaleng juga bisa menggelembung jika ada penyok kecil atau lubang di dalamnya.

5. Kalau rusak, lapisan dalam yang mencegah logam dari kontak langsung dengan cairan dapat retak. Dalam hal ini logam akan teroksidasi, dan oksida ini akan bercampur dengan cairan. Lebih baik tidak membeli kaleng soda yang rusak.

Kesimpulannya, Anda harus benar-benar memperhatikan dan membersihkan kemasan minuman sebelum meminumnya langsung. Karena dengan minum langsung dari kaleng, mulut Anda akan langsung bersentuhan dengan permukaan kemasan tersebut. Di situlah risiko kesehatan bisa mengintai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minuman Bersoda Picu Penyakit Ginjal, Benarkah?

Minuman Bersoda Picu Penyakit Ginjal, Benarkah?

Health | Jum'at, 30 Januari 2015 | 16:36 WIB

Pakar: CO2 Dalam Minuman Soda Aman Dikonsumsi

Pakar: CO2 Dalam Minuman Soda Aman Dikonsumsi

Health | Jum'at, 30 Januari 2015 | 15:36 WIB

Minuman Bersoda Seharusnya Dikenakan Cukai

Minuman Bersoda Seharusnya Dikenakan Cukai

Bisnis | Senin, 12 Januari 2015 | 13:03 WIB

Ini Cara Soda Mempercepat Penuaan

Ini Cara Soda Mempercepat Penuaan

Health | Rabu, 10 Desember 2014 | 21:04 WIB

Terkini

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

×