Ingin Berat Badan Tetap Terjaga? Jangan Begadang!

Ririn Indriani, Risna Halidi

Sabtu, 11 Maret 2017 | 18:33 WIB
Ingin Berat Badan Tetap Terjaga? Jangan Begadang!
Ilustrasi mengemil di malam hari. (Shutterstock)

Suara.com - Ternyata, orang yang menganggap dirinya si tukang bangun pagi lebih mungkin untuk memiliki pola makan yang sehat. Dan sebaliknya, orang yang kerap begadang hingga membuat dirinya bangun siang lebih cenderung makan lebih banyak yang mengandung gula dan lemak.

Menurut para peneliti itu terjadi, karena jam tubuh memainkan peran besar dalam kebiasaan makan yang ditentukan sepanjang hari. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal akademik Obesitas, menganalisis kebiasaan diet pada 1.854 lelaki Finlandia dan perempuan berusia 25-74 tahun.

Selama hari kerja, si tukang begadang mengonsumsi lebih sedikit sarapan tapi makan lebih banyak gula, karbohidrat dan lemak jenuh daripada rekan-rekan mereka yang bangun pagi.

Bukan hanya itu, mereka juga makan lebih banyak gula dan lemak pada malam hari. Saat Sabtu dan Minggu, si tukang begadang tidak hanya sedikit memakan makanan sehat tetapi mereka juga tidak teratur dalam pola dan waktu makan.

Seringkali, mereka makan di waktu yang sangat larut malam. Si tukang begadang juga lebih rentan terhadap ngemil hal-hal yang mengandung banyak gula dan kaya lemak. Hal ini, menurut penulis, menempatkan si tukang begadang pada risiko yang lebih tinggi dari obesitas dan gangguan metabolisme di kemudian hari.

Selain itu, mereka yang kerap begadang juga menderita kualitas tidur yang tidak baik dan kurang aktif secara fisik. "Orang yang begadang lebih rentan dan hidup melawan waktu biologis internal mereka," kata penulis utama dalam penelitian Mirkka Maukonen pada New York Times dilansir laman Daily Mail.

"Masyarakat kita lebih terstruktur dan cocok dengan jenis si tukang bangun pagi," lanjutnya.

Namun Maukonen juga menambahkan bahwa beradaptasi dan mengubah pola tidur sangat mungkin terjadi.

"Jam tubuh setengahnya dipengaruhi oleh gen dan setengah lagi oleh lingkungan. Juga, kesadaran seseorang untuk dapat mendorong dan memperhatikan pilihan gaya hidup yang sehat," jelas Mirkha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspadai Risiko Begadang dan Minum Alkohol

Waspadai Risiko Begadang dan Minum Alkohol

Health | Jum'at, 30 Desember 2016 | 10:43 WIB

Bolehkah Minum Minuman Berenergi saat Begadang?

Bolehkah Minum Minuman Berenergi saat Begadang?

Health | Selasa, 29 Maret 2016 | 19:50 WIB

Studi: Orang yang Suka Begadang Lebih Cerdas

Studi: Orang yang Suka Begadang Lebih Cerdas

Health | Rabu, 25 November 2015 | 11:30 WIB

Studi: Sering Begadang Tingkatkan Risiko Diabetes

Studi: Sering Begadang Tingkatkan Risiko Diabetes

Health | Selasa, 31 Maret 2015 | 17:20 WIB

Terkini

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

×