Pentingnya Stimulasi Otak Sejak Muda

Ardi Mandiri, Risna Halidi

Minggu, 23 April 2017 | 17:56 WIB
Pentingnya Stimulasi Otak Sejak Muda
Ilustrasi otak manusia. (Shutterstock)
Stimulasi otak di usia dini, dikatakan dapat membantu seseorang tetap sehat secara mental ketika memasuki usia tua. Menurut penelitian dari University of Exeter, merangsang otak dengan mengambil peran kepemimpinan di tempat kerja atau tetap belajar dapat membantu orang tetap sehat secara mental di kemudian hari.
 
Penelitian yang didanai oleh Dewan Riset Ekonomi dan Sosial (ESRC) menemukan bahwa orang dengan tingkat cadangan kognitif yang lebih tinggi cenderung bertahan secara mental lebih lama, membuat otak lebih tahan terhadap penyakit seperti demensia. Tim peneliti termasuk kolaborator dari beberapa universitas ternama di Inggris yaitu Bangor, Newcastle dan Cambridge. 
 
"Kehilangan kemampuan mental tidak bisa dihindari di kemudian hari. Kita tahu bahwa kita semua dapat mengambil tindakan untuk meningkatkan kesempatan kita mempertahankan kesehatan mental kita sendiri, melalui hidup sehat dan terlibat dalam kegiatan stimulasi. Penting agar kita memahami bagaimana dan mengapa hal ini terjadi, jadi kita dapat memberi orang tindakan yang berarti dan efektif untuk mengendalikan kehidupan yang penuh dan aktif ke usia yang lebih tua," papar peneliti, Linda Clare seperti yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS Medicine.
 
"Orang-orang yang terlibat dalam aktivitas merangsang otak, menantangnya untuk menggunakan strategi yang berbeda yang menjalankan berbagai jaringan, memiliki 'cadangan kognitif' yang lebih tinggi. Ini membangun penyangga di otak, membuatnya lebih tahan banting. Itu berarti tanda-tanda kemunduran hanya menjadi jelas pada ambang penyakit atau pembusukan yang lebih tinggi daripada saat penyangga ini tidak ada," tambah Claire.
 
Tim peneliti menganalisis data dari 2.315 peserta dengan usia di atas 65 tahun yang mengambil bagian dalam gelombang wawancara pertama untuk Fungsi Kognitif. Mereka menganalisis apakah gaya hidup sehat dikaitkan dengan kinerja yang lebih baik pada tes kemampuan mental. Mereka menemukan bahwa diet yang sehat, aktivitas fisik yang lebih banyak, aktivitas stimulasi sosial dan mental yang lebih banyak dan konsumsi alkohol moderat sepertinya meningkatkan kinerja kognitif. 
 
Bob Woods dari Universitas Bangor mengatakan: "Kami menemukan bahwa orang-orang dengan gaya hidup sehat memiliki skor yang lebih baik dalam tes kemampuan mental, dan ini sebagian dicatat oleh tingkat cadangan kognitif mereka. Hasil kami menyoroti pentingnya kebijakan dan tindakan yang mendorong orang lanjut usia untuk melakukan perubahan dalam diet mereka, berolahraga lebih banyak, dan terlibat dalam kegiatan yang berorientasi sosial dan merangsang secara mental," papar Woods.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhirnya, Bagian Otak yang Picu Mimpi Berhasil Ditemukan

Akhirnya, Bagian Otak yang Picu Mimpi Berhasil Ditemukan

Tekno | Selasa, 11 April 2017 | 17:20 WIB

Bermedsos Tak Kenal Waktu, Bukti Ada yang Tak Seimbang di Otak

Bermedsos Tak Kenal Waktu, Bukti Ada yang Tak Seimbang di Otak

Tekno | Selasa, 21 Maret 2017 | 15:12 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:37 WIB

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

×