Ini Manfaatnya 10 Menit Naik Turun Tangga

Ririn Indriani, Risna Halidi

Minggu, 23 April 2017 | 19:50 WIB
Ini Manfaatnya 10 Menit Naik Turun Tangga
Ilustrasi berjalan di anak tangga. (Shutterstock)

Suara.com - Lupakan kopi, ternyata menghabiskan 10 menit dengan berjalan naik turun tangga dapat meningkatkan energi.

"Kami menemukan, baik dalam kafein maupun plasebo, tidak banyak perubahan dalam perasaan mereka," kata peneliti sekaligus Profesor di departemen kinesiologi di University of Georgia, Patrick J. O'Connor.

Namun, lanjut dia, latihan seperti naik turun tangga membuat seseorang merasa lebih energik dan bersemangat. "Itu adalah perasaan sementara, segera terasa setelah latihan, tapi dengan 50 miligram kafein, efeknya tidak besar," tambah Patrick dilansir Daily Mail.

Diet Coke misalnya, kata dia, hanya mengandung 42mg kafein, sementara latte mengandung sekitar 77mg.

Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan rintangan yang dihadapi dalam setting kantor yang khas, di mana para pekerja menghabiskan berjam-jam duduk dan menatap layar komputer dan tidak sempat berolahraga lebih lama di siang hari.

Untuk penelitian ini, peserta pada hari terpisah diminta untuk menelan kapsul mengandung kafein atau plasebo, atau menghabiskan 10 menit untuk berjalan naik dan turun tangga dengan kecepatan rendah.

Profesor Patrick O'Connor ingin membandingkan latihan yang bisa dilakukan oleh pekerja kantoran, di mana mereka memiliki akses ke tangga dan sedikit waktu untuk aktif.

"Pekerja kantor bisa pergi keluar dan berjalan, tapi cuaca bisa jadi kurang ideal. Tidak pernah hujan saat saya berjalan di tangga. Dan banyak orang yang bekerja di gedung perkantoran memiliki akses ke tangga, jadi ini adalah pilihan untuk menjaga kebugaran saat beristirahat sejenak dari pekerjaan."

Peserta studi adalah mahasiswa perempuan yang mengalami kurang tidur. Untuk menguji efek kafein versus latihan, masing-masing kelompok mengambil beberapa tes berbasis verbal dan komputer untuk mengukur bagaimana perasaan mereka dan seberapa baik mereka melakukan tugas kognitif tertentu.

Baik kafein maupun olahraga tidak menyebabkan perbaikan besar dalam perhatian atau ingatan, namun jalan di tangga dikaitkan dengan sedikit peningkatan pada motivasi kerja.

baca juga

Profesor O'Connor menambahkan bahwa masih banyak penelitian yang harus dilakukan mengenai manfaat spesifik berolahraga di tangga, terutama hanya dalam waktu 10 menit. "Anda mungkin tidak punya waktu untuk berenang, tapi Anda mungkin punya waktu 10 menit untuk berjalan naik turun tangga," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Terhindar dari Dua Penyakit Ini? Batasi Lemak Trans

Ingin Terhindar dari Dua Penyakit Ini? Batasi Lemak Trans

Health | Minggu, 16 April 2017 | 11:45 WIB

Olahraga Sebelum Sarapan atau Sarapan Dulu Baru Olahraga?

Olahraga Sebelum Sarapan atau Sarapan Dulu Baru Olahraga?

Health | Minggu, 16 April 2017 | 08:22 WIB

Olahraga Saat Perut Kosong, Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Olahraga Saat Perut Kosong, Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Health | Selasa, 11 April 2017 | 16:59 WIB

Lima Tanda Anda Lebih Banyak Olahraga Ketimbang Makan

Lima Tanda Anda Lebih Banyak Olahraga Ketimbang Makan

Health | Selasa, 04 April 2017 | 13:00 WIB

Empat Manfaat Naik Tangga

Empat Manfaat Naik Tangga

Health | Sabtu, 28 Februari 2015 | 15:52 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×