Olahraga Saat Perut Kosong, Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Selasa, 11 April 2017 | 16:59 WIB
Olahraga Saat Perut Kosong, Ini Manfaatnya bagi Tubuh
Ilustrasi. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa olahraga dengan perut kosong dapat membantu membakar lebih banyak lemak. Selain itu, menguntungkan pula bagi bahan bakar dalam jaringan adiposa yang baik untuk kesehatan dalam jangka panjang.

Kesimpulan itu didapat setelah para peneliti dari University of Bath di Inggris mempelajari sekelompok responden laki-laki yang kelebihan berat badan, yang diminta untuk berjalan selama 60 menit saat perut kosong dan pada kesempatan lain, dua jam setelah mengonsumsi sarapan tinggi kalori dan karbohidrat.

Peneliti melihat efek olahraga pascamakan dan saat perut kosong pada ekspresi gen di jaringan adiposa (lemak). "Setelah makan, jaringan adiposa sibuk menanggapi makanan dan pertarungan latihan. Pada saat ini tidak akan merangsang dan (menguntungkan) perubahan dalam jaringan adiposa", jelas penulis studi Dylan Thompson dari University of Bath di Inggris dilansir Zeenews.

Ini berarti, kata dia, olahraga dalam keadaan puasa (perut kosong) mungkin memprovokasi perubahan yang lebih menguntungkan di jaringan adiposa, dan ini dapat bermanfaat bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Tim peneliti mengambil beberapa sampel darah setelah makan atau puasa dan setelah berolahraga. Para peneliti juga mengumpulkan sampel jaringan lemak segera sebelum atau satu jam setelah berjalan.

Ekspresi gen dalam jaringan adiposa berbeda secara signifikan dalam dua percobaan. Ekspresi dua gen, PDK4 dan HSL, meningkat ketika orang-orang yang berolahraga saat perut kosong dan akan menurun ketika mereka makan sebelum berolahraga.

Kenaikan PDK4 menunjukkan bahwa lemak yang tersimpan digunakan untuk bahan bakar metabolisme selama latihan. HSL biasanya meningkat ketika jaringan adiposa disimpan sebagai energi untuk mendukung peningkatan aktivitas, seperti selama latihan.

Hasil ini memperkuat pandangan bahwa jaringan adiposa sering menghadapi tantangan. "Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa makan sebelum latihan akut mempengaruhi pasca-latihan jaringan ekspresi gen adiposa," kata studi tersebut. Studi ini sendiri dipublikasikan dalam American Journal of Physiology - Endocrinology and Metabolism.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI