Seram! Angka Bunuh Diri Anak di AS Meningkat Tajam

Ririn Indriani, Risna Halidi

Jum'at, 05 Mei 2017 | 08:29 WIB
Seram! Angka Bunuh Diri Anak di AS Meningkat Tajam
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

Suara.com - Angka mengejutkan terungkap mengenai jumlah anak yang dirawat di rumah sakit, karena percobaan bunuh diri atau melukai diri sendiri telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dekade terakhir.

Data dari 32 rumah sakit anak-anak di seluruh AS menunjukkan sekitar 120.000 anak telah dirawat, karena usaha untuk bunuh diri sejak 2008. Tapi sebagian besar angka itu datang dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2008, usaha bunuh diri atau pemikiran bunuh diri menyumbang sebanyak 0,67 persen kasus anak berada di rumah sakit ini.

Pada 2015, angka itu meningkat dua kali lipat menjadi 1,79 persen.

"Penelitian ini untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tren yang mengkhawatirkan sangat dibutuhkan," kata pemimpin penelitian, Dr Gregory Plemmons, seorang profesor pediatri di Rumah Sakit Anak-anak Monroe Carell Jr. di Vanderbilt dilansir Daily Mail.

Sedikitnya lebih dari setengah pasien dengan pikiran atau tindakan bunuh diri (berjumlah 59.631) berusia antara 15 dan 17 tahun, sementara 36,9 persen (43.682) melibatkan anak-anak berusia 12 sampai 14 tahun. Tambahan 12,7 persen (15,050) pertemuan dengan anak-anak berusia antara lima dan 11 tahun.

Peningkatan signifikan dicatat pada semua kelompok usia namun lebih tinggi di antara anak-anak yang lebih tua, Dr Plemmons mengatakan.

Remaja berusia antara 15 dan 17 tahun mengalami kenaikan rata-rata tahunan sebesar 0,27 persen, dan anak usia 12 sampai 14 tahun rata-rata 0,25 persen setiap tahunnya. Ini sebanding dengan 0,02 persen untuk anak usia 5 sampai 11 tahun.

Studi ini juga mengungkapkan variasi musiman dalam kasus bunuh diri, dengan persentase terendah terjadi selama musim panas (Juni sampai Agustus) dan tertinggi selama musim semi (Maret sampai Mei) dan musim gugur (September sampai November).

Plemmons mengatakan bahwa guncangan gema penelitian ini diidentifikasi dalam data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit A.S. Dr Plemmons menambahkan bahwa kesadaran akan tren ini juga penting untuk kesiapsiagaan staf di rumah sakit anak-anak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Mimpi Buruk? Waspadai Tanda Gangguan Kesehatan Jiwa

Sering Mimpi Buruk? Waspadai Tanda Gangguan Kesehatan Jiwa

Health | Selasa, 02 Mei 2017 | 07:58 WIB

Dorr, Bocah Ini Tewas Tembak Kepala Sendiri saat Live di IG

Dorr, Bocah Ini Tewas Tembak Kepala Sendiri saat Live di IG

Tekno | Selasa, 18 April 2017 | 19:31 WIB

Siswi Bunuh Diri Usai Unggah Dugaan Kecurangan USBN di Medsos

Siswi Bunuh Diri Usai Unggah Dugaan Kecurangan USBN di Medsos

News | Selasa, 11 April 2017 | 16:27 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB