Mengenal 'Pink Noise' yang Bisa Bikin Anda Tidur Nyenyak

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Selasa, 16 Mei 2017 | 13:14 WIB
Mengenal 'Pink Noise' yang Bisa Bikin Anda Tidur Nyenyak
Ilustrasi tidur nyenyak. [Shutterstock]

Suara.com - Kita semua pasti pernah mengalami kondisi susah tidur. Berusaha sekeras apapun, nampaknya tetap sulit bisa tidur dengan nyenyak dan berkualitas. Padahal, tidur nyenyak sangat penting untuk pengaturan memori dan hormon di dalam tubuh.

Jika sering mengalami hal ini, jangan terburu-buru beralih ke obat tidur. Menurut sebuah studi kecil oleh Universitas Northwestern, Anda bisa 'menipu' otak sehingga bisa jatuh tertidur dengan nyenyak.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa stimulasi suara lembut, bila disinkronisasi dengan ritme gelombang otak, dapat secara signifikan membuat Anda tidur dengan nyenyak.

Mereka mengklaim bahwa mendengarkan stimulasi 'pink noise' di tempat tidur, seperti deru air terjun, juga dapat meningkatkan daya ingat dan kemampuan untuk mengingat kata-kata.

Tapi, apa sih itu pink noise? Menurut Live Science, white noise dan pink noise sebenarnya adalah hal yang serupa karena dapat didengar manusia.

Perbedaannya adalah dengan cara kekuatan sinyal pink noise didistribusikan. Sementara white noise memiliki kekuatan yang sama per hertz dari semua frekuensi, kekuatan per hertz pink noise justru akan menurun pada saat frekuensi meningkat.

Itu berarti, frekuensi rendah dalam pink noise lebih keras. Pink noise terjadi pada sejumlah suara alami, mulai dari arus lalu lintas sampai detak jantung. Dan ternyata, ini juga digunakan dalam bisnis untuk menutupi suara latar frekuensi rendah, yang diyakini dapat meningkatkan produktivitas dan konsentrasi.

"Ini adalah pendekatan non-pengobatan inovatif, sederhana dan aman yang dapat membantu memperbaiki kesehatan otak," kata Phyllis Zee, Profesor Neurologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine.

Menurutnya, ini adalah alat potensial untuk meningkatkan memori pada mereka yang berusia lebih tua dan mengurangi penurunan memori terkait usia normal.

baca juga

Sebagai bagian dari tes tersebut, Profesor Zee dan tim penelitinya, melihat 13 orang dewasa yang berusia di atas 60 tahun. Mereka tidur selama dua malam di laboratorium tidur.

Pada malam kedua, para peserta melakukan tes memori di malam hari dan tidur dengan memakai headphone dan sebuah tutup elektroda. Di pagi harinya, mereka mengulang tes tersebut.

Pada salah satu malam, mereka memainkan semburan pink noise saat mereka tidur nyenyak. Di malam yang lain, tidak ada suara yang dimainkan.

Dan ternyata pada malam ketika mereka mendengarkan pink noise, hasil dari tes memori yang dilakukan tiga kali lebih baik daripada pada malam hari saat mereka tidak mendengarkan apapun.

Stimulasi kebisingan yang dimainkan saat tidur telah terbukti bermanfaat bagi anak muda dan penelitian ini membuktikan bahwa hal itu sama efektifnya pada usia yang lebih tua.

Jika Anda ingin mencobanya, yang perlu dilakukan hanya mengetik 'pink noise' di YouTube dan menemukannya untuk Anda dengarkan.

Jadi sebelum beralih ke obat tidur, ada baiknya mendapatkan 'suntikan' pink noise terlebih dahulu. Anda mungkin bisa tidur nyenyak dan terbangun dengan memori yang sedikit lebih baik. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Biar Tidur Nyenyak, Jangan Lakukan Lima Hal Ini Sebelum Tidur

Biar Tidur Nyenyak, Jangan Lakukan Lima Hal Ini Sebelum Tidur

Lifestyle | Sabtu, 27 Agustus 2016 | 10:43 WIB

Hati-hati, Tidur Lebih dari 8 Jam Bisa 'Membunuh' Anda

Hati-hati, Tidur Lebih dari 8 Jam Bisa 'Membunuh' Anda

Health | Jum'at, 27 Februari 2015 | 18:19 WIB

Stimulasi Tepat Agar Tumbuh Kembang Anak Optimal

Stimulasi Tepat Agar Tumbuh Kembang Anak Optimal

Lifestyle | Rabu, 11 Juni 2014 | 16:15 WIB

Terkini

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

×