Lelaki Bertato Ini Meninggal Usai Berenang

Chaerunnisa

Kamis, 01 Juni 2017 | 16:06 WIB
Lelaki Bertato Ini Meninggal Usai Berenang
Ilustrasi lelaki memakai tato (Shutterstock)

Suara.com - Seorang lelaki meninggal dunia setelah tidak memedulikan imbauan untuk tidak berenang selama dua pekan setelah memakai tato.

Lelaki yang tidak disebutkan namanya itu meregang nyawa di usia 31 tahun karena menderita syok septik dan selulitis, yaitu infeksi lapisan kulit yang lebih dalam dan jaringan di bawahnya setelah berenang di laut di Teluk Meksiko.

Seorang ahli tato memberikan saran kepada mereka yang baru memakai tato. Menurutnya, seseorang harus menunggu setidaknya dua pekan sebelum berenang di kolam renang atau air laut usai memakai tato di tubuhnya.

Namun, pria tersebut dilaporkan berenang di laut hanya lima hari setelah memakai tato silang di betis kanannya. Sehingga mengakibatkan infeksi dan syok septik yang menyebabkan dirinya meregang nyawa.

Berdasarkan laporan Dailymail, luka yang segar setelah menato dirinya membuat dia jadi terinfeksi bakteri pemakan daging, dan dia mengalami demam dan ruam serius di seputar tatonya.

Ketika kondisinya memburuk dua hari kemudian, dia dibawa ke rumah sakit di mana dokter melihat tambalan di kakinya telah berubah menjadi memar berwarna ungu.

Petugas medis segera menduga infeksi Vibrio vulnificus yang berisiko tinggi karena menderita penyakit hati kronis.

Kebiasaan minum lelaki tersebut diyakini telah membuat hatinya lemah hingga menyebabkan dia lebih rentan terhadap infeksi karena jumlah sel darah putih yang menurun yang membantu melawan bakteri.

Laporan menyebutkan, organ lelaki itu gagal dalam waktu 24 jam dan dia langsung ditempatkan di mesin pendukung kehidupan.

Setelah itu, dia tetap stabil selama beberapa pekan sebelum menderita syok septik, dan mengalami gagal ginjal.

Sayangnya pria tersebut meninggal dua bulan setelah masuk rumah sakit.

Laporan BMJ yang mendokumentasikan kasus tragis tersebut menyebutkan, "Meskipun perlakuan awal yang agresif, pasien tersebut mengalami syok septik dan meninggal.

"Dengan adanya kasus ini membuktikan hubungan antara penyakit hati kronis dan kematian tinggi yang terkait dengan infeksi V. vulnificus. Penyedia layanan kesehatan harus tetap waspada terhadap infeksi V. vulnificus pada pasien dengan penyakit hati kronis dan konsumsi tiram mentah atau paparan air laut," bunyi laporan tersebut. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Lima Motif Tato yang Lagi Ngetren

Ini Dia Lima Motif Tato yang Lagi Ngetren

Lifestyle | Selasa, 16 Mei 2017 | 15:42 WIB

Orang Bertato Cenderung Sulit Berkeringat, Mengapa?

Orang Bertato Cenderung Sulit Berkeringat, Mengapa?

Health | Rabu, 19 April 2017 | 12:27 WIB

Tato di Bagian Tubuh Ini Bikin Perempuan Makin Seksi

Tato di Bagian Tubuh Ini Bikin Perempuan Makin Seksi

Lifestyle | Rabu, 05 April 2017 | 18:40 WIB

Aksi Perempuan Seksi Ditato Ini Bikin Meringis

Aksi Perempuan Seksi Ditato Ini Bikin Meringis

Tekno | Rabu, 08 Februari 2017 | 20:24 WIB

Pasangan Kakek Nenek Ini Raih Rekor Pemilik Tato Terbanyak

Pasangan Kakek Nenek Ini Raih Rekor Pemilik Tato Terbanyak

News | Jum'at, 06 Januari 2017 | 07:30 WIB

Hasil Survei: Lelaki Bertato Lebih Menarik di Mata Perempuan

Hasil Survei: Lelaki Bertato Lebih Menarik di Mata Perempuan

Lifestyle | Jum'at, 23 Desember 2016 | 22:10 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB