Kenapa Bayi Lahir Prematur Rentan Terkena Flu Saat Dewasa?

Dythia Novianty | Risna Halidi | Suara.com

Sabtu, 10 Juni 2017 | 09:30 WIB
Kenapa Bayi Lahir Prematur Rentan Terkena Flu Saat Dewasa?
Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian dari University of Rochester Medical Center (URMC) di New York, mengatakan bahwa bayi prematur yang terpapar hipoksia atau kelebihan suplai oksigen, lebih cenderung kekurangan sel paru-paru kunci. Selain itu, juga memiliki peningkatan risiko mengalami infeksi virus pernafasan parah di kemudian hari atau saat dewasa.

Artinya, tidak seperti bayi normal yang lahir dengan sel alveolar tipe II yang melimpah. Bayi lahir prematur mengalami kekurangan sel alveolar tipe II, yang bertanggung jawab untuk memproduksi surfaktan paru atau sejenis senyawa penting untuk paru-paru yang sedang berkembang.

Saat paru-paru semakin matang setelah lahir, beberapa sel ini bisa dipangkas. Tapi, paru-paru bayi prematur akan mengalami proses terlalu jauh dengan memangkas terlalu banyak sel tipe II, yang meningkatkan risiko kerentanan terhadap influenza dan penyakit paru-paru lainnya.

Dalam studi yang dipublikasikan di American Journal of Respiratory Cell and Molecular Biology, ketika tikus yang baru lahir terkena oksigen tambahan saat lahir dan menyebabkan paru-paru mereka merespons serta berkembang serupa dengan bayi prematur, tikus-tikus tersebut memiliki jauh lebih sedikit sel-sel ini begitu mereka mencapai usia dewasa.

Karena tidak adanya sel tipe II dalam tubuh mereka, tikus-tikus tersebut merespons lebih buruk saat terkena virus influenza ketika dewasa, dan mengembangkan penyakit yang jauh lebih parah daripada tikus yang lahir di lingkungan oksigen tradisional.

Penemuan ini mungkin memberikan penjelasan potensial untuk mengurangi kerentanan bayi prematur terhadap influenza dan penyakit paru lainnya di kemudian hari.

"Ada korelasi langsung antara hilangnya sel-sel ini dan respons inferior terhadap penyakit paru-paru, dan kita tahu ada sesuatu tentang lingkungan kaya oksigen awal yang menyebabkan tikus merespons infeksi virus di kemudian hari,"
Kata O 'Reilly dari URMC. [Zeenews]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Radang Gusi Selama Kehamilan Picu Bayi Lahir Prematur

Radang Gusi Selama Kehamilan Picu Bayi Lahir Prematur

Health | Senin, 30 Januari 2017 | 17:01 WIB

Lima Pemicu Bayi Lahir Prematur

Lima Pemicu Bayi Lahir Prematur

Health | Selasa, 20 September 2016 | 12:05 WIB

Begini Cara Tepat Memandikan Bayi Prematur

Begini Cara Tepat Memandikan Bayi Prematur

Health | Jum'at, 25 September 2015 | 15:12 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB