Ingin Anak Terhindar dari Alergi, Kenalkan Makanan ini Lebih Awal

Dythia Novianty, Risna Halidi

Sabtu, 10 Juni 2017 | 14:00 WIB
Ingin Anak Terhindar dari Alergi, Kenalkan Makanan ini Lebih Awal
Anak alergi susu. [Shutterstock]

Suara.com - Anak-anak kerap menjadi alergi kepada beberapa jenis makanan disebabkan beberapa faktor. Tapi, penelitian terbaru menunjukkan bahwa menghindari makanan seperti susu, telur dan lainnya sampai mereka berusia setahun, justru akan menjadikan anak mengalami peningkatan kesempatan berkembangnya alergi pada makanan tersebut.

Hasil dari sebuah penelitian di Kanada mengatakan bahwa bayi yang tidak diberi susu pada tahun pertama mereka, hampir empat kali lebih sensitif terhadap susu pada usia satu tahun. Risiko tersebut akan berlipat ganda untuk kasus telur atau kacang tanah.

Saat ini, sebuah badan kesehatan di Inggris menyarankan untuk menunda pengenalan produk telur dan kacang tanah seperti selai kacang sampai usia anak mencapai enam bulan, dengan tujuan untuk pencegahan alergi.

Namun, para ilmuwan yang menulis untuk Pediatric Allergy and Immunology mengatakan, penundaan tersebut dapat menyebabkan peningkatan alergi.

Dikatakan, sebaiknya anak-anak sudah dikenalkan dengan kacang tanah, telur dan susu sapi lebih awal antara usia empat sampai enam bulan.

"Ini adalah pergeseran penting dalam berpikir jauh dari menghindari makanan yang berpotensi alergen, menuju pengenalan awal mereka untuk mengurangi risiko alergi makanan di kemudian hari," kata penulis studi Maxwell Tran.

Menghindari makanan ini sebelum menginjak usia 12 bulan dapat meningkatkan risiko asma, eksim dan rhinitis di masa kanak-kanak mereka nanti.

Tim peneliti yang bekerja pada CHILD Study, dipimpin oleh McMaster University, melihat data lebih dari 2.100 anak-anak Kanada. Mereka menemukan bayi yang tidak diberi makanan alergenik sebelumnya memiliki kesempatan untuk mendapatkan sensitivitas makanan yang lebih tinggi.

Penelitian ini juga menemukan bahwa kebanyakan orangtua benar-benar menunda mengenalkan mereka, terutama telur dan kacang tanah, karena takut akan reaksi yang merugikan.

baca juga

Hanya tiga persen yang memperkenalkan telur sebelum usia enam bulan, sementara hanya satu persen yang memperkenalkan kacang sebelum usia enam bulan. Dan 63 persen orangtua menghindari memberi makan kacang sepenuhnya selama tahun pertama anak mereka.

"Awal pengenalan telur sebelum usia satu tahun nampaknya sangat bermanfaat, karena secara signifikan mengurangi kemungkinan pengembangan sensitisasi terhadap salah satu dari tiga alergen makanan tersebut," kata Tran.

"Sepengetahuan kami, ini adalah studi observasi pertama pada populasi umum bayi untuk melaporkan bagaimana waktu pengenalan beberapa makanan mempengaruhi risiko pengembangan alergi makanan," tambahnya. [Dailymail]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Langka, Bocah 13 Tahun Alergi Jins dan Baterai

Langka, Bocah 13 Tahun Alergi Jins dan Baterai

Health | Kamis, 03 November 2016 | 19:31 WIB

Kenali Faktor Pencetus, Alergi Anak Bisa Dihindari

Kenali Faktor Pencetus, Alergi Anak Bisa Dihindari

Health | Selasa, 25 Oktober 2016 | 00:00 WIB

Hati-hati, Alergi Bisa Hambat Tumbuh Kembang Anak

Hati-hati, Alergi Bisa Hambat Tumbuh Kembang Anak

Health | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:20 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×