Terungkap, Mengapa Anak Obesitas Sering Dijauhi Teman-Temannya

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 12 Juni 2017 | 09:19 WIB
Terungkap, Mengapa Anak Obesitas Sering Dijauhi Teman-Temannya
Ilustrasi anak obesitas diolok-olok (bullying) oleh teman-temannya. (Shutterstock)

Suara.com - Masa taman kanak-kanak merupakan masa paling krusial bagi perkembangan buah hati. Apalagi ketika mereka berkumpul dengan teman seusianya, peluang berkonflik semakin tinggi ketika anak-anak lain menemukan individu yang tampak berbeda dari segi tampilan.

Salah satu hal yang sering jadi bahan ejekan anak-anak adalah kondisi fisik seseorang. Studi terkini menemukan, sekolah bisa menjadi momok bagi anak-anak yang mengalami kelebihan berat badan.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti di Belanda menganalisis 700 anak berusia 10-12 tahun dengan memberikan pertanyaan seputar daftar teman yang tidak mereka sukai beserta alasannya.

"Saya tidak menduga bahwa anak-anak yang kelebihan berat badan cenderung tidak disukai dimana pun mereka berada," ujar Kayla de la Haye dari University of Southern California’s Keck School of Medicine dilansir Medical Daily.

Haye menemukan anak-anak bertubuh gemuk kerap menjadi bahan olokan teman-teman sebayanya secara terang-terangan. Ia pun meyakini bahwa temuannya ini menggambarkan stigma sosial yang terjadi di masyarakat.

"Sebagian besar orang menganggap kelebihan berat badan berarti menunjukkan ada yang tak beres dengan seseorang," tambah dia.

Ini bukan studi pertama yang menunjukkan bahwa anak-anak yang kelebihan berat menghadapi kondisi lebih sulit di sekolah. Sebuah penelitian di Inggris misalnya menemukan 42 persen korban bullying biasanya memiliki masalah dengan bobot tubuh mereka.

"Pada gilirannya para korban akan tertekan secara emosional terobsesi dengan metode-metode untuk membuat bobot tubuhnya ideal yang memicu target bully selanjutnya," tambah dia.

Dalam penelitian ini, peneliti mencatat bahwa sikap negatif tentang berat badan justru dapat memicu kenaikan berat badan lebih banyak. Pasalnya anak-anak yang di-bully karena bertubuh gemuk akan cenderung berteman dengan mereka yang memiliki masalah yang sama.

Haye pun berharap para orangtua peduli dengan kondisi anaknya di sekolah. Bahkan menurutnya orangtua harus mengajarkan anak-anak mereka untuk bersikap suportif dan menghargai teman lainnya apapun kondisinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minum Pemanis Buatan Selama Hamil, Ini Risikonya bagi Anak

Minum Pemanis Buatan Selama Hamil, Ini Risikonya bagi Anak

Health | Senin, 12 Juni 2017 | 08:44 WIB

Alamak! Baru Delapan Bulan, Bobot Bayi Ini 17 Kilogram

Alamak! Baru Delapan Bulan, Bobot Bayi Ini 17 Kilogram

Health | Senin, 17 April 2017 | 08:07 WIB

Bayi Gendut Lucu, Tapi Belum Tentu Sehat Lho!

Bayi Gendut Lucu, Tapi Belum Tentu Sehat Lho!

Health | Senin, 30 Januari 2017 | 17:23 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB