Bayi Gendut Lucu, Tapi Belum Tentu Sehat Lho!

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Senin, 30 Januari 2017 | 17:23 WIB
Bayi Gendut Lucu, Tapi Belum Tentu Sehat Lho!
Ilustrasi anak gemuk. [Shutterstock]

Suara.com - Kebanyakan ibu di Indonesia akan merasa bangga bila memiliki bayi bertubuh gemuk atau gendut karena dianggap sangat sehat, lucu dan menggemaskan.

Padahal, kondisi kelebihan berat badan, berarti terjadi penumpukan lemak sehingga memiliki risiko penyakit tidak menular (PTM). Perlu adanya perubahan pemahaman di masyarakat bahwa anak yang gemuk belum tentu sehat.

“Dahulu, masyarakat bangga punya anak gemuk, pipinya montok. Tapi saat anaknya sudah besar malu ingin kurus, tapi susah," ujar Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes, Ir Doddy Izwardi, MA pada temu media di Jakarta, Senin (30/1/2017).

Ia menambahkan, secara umum obesitas disebabkan oleh tiga faktor, antara lain faktor perilaku, lingkungan, dan genetik. Faktor genetik, kata Doddy, sebenarnya hanya menyumbang 10-30% kasus obesitas, sementara faktor perilaku dan lingkungan dapat mempengaruhi sebanyak 70%.

Beberapa penelitian menyatakan, perkembangan teknologi yang pesat juga berkontribusi pada peningkatan prevalensi kegemukan, sehingga tanpa disadari, teknologi menggiring kita untuk bergaya hidup 'diam' diantaranya kurang beraktivitas fisik, konsumsi makanan instan dan kurang mengonsumsi buah dan sayur.

Ditambahkan Doddy, status ekonomi masyarakat bukan merupakan pengaruh utama terhadap terjadinya obesitas pada anak. Faktor lain yang dapat mempengaruhi terjadinya obesitas pada anak, yaitu pola asuh orang tua terutama pola pemberian makan.

"Mulai dari rendahnya ASI Eksklusif karena tergoda memberikan susu formula yang tinggi lemak dan mengandung gula, sampai pada pemberian makanan rendah protein namun tinggi gula, garam, dan lemak salah satunya adalah makanan instan," tambah dia.

Berdasarkan laporan gizi global atau Global Nutrition Report (2014), Indonesia termasuk ke dalam 17 negara yang memiliki 3 permasalahan gizi sekaligus, yaitu stunting (pendek), wasting (kurus) dan juga overweight (obesitas).

Sedangkan data riset kesehatan dasar 2013 menyebutkan bahwa prevalensi balita gemuk menurut BB/TB pada anak usia 0-59 bulan sebesar 11,8% sedangkan data survei pemantauan status gizi 2015, menyatakan bahwa prevalensi balita gemuk menurut BB/TB usia 0-59 bulan sebesar 5,3%.

baca juga

“Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih mengalami masalah gizi balita gemuk. Karena menurut WHO 2010, suatu negara dikatakan bukan masalah bila indikator balita gemuk berada di bawah 5%”, terang Doddy.

Dia juga menyarankan, agar penggunaan bahasa yang tepat perlu dilakukan saat pengukuran untuk pemantauan pertumbuhan anak di Posyandu dan Puskesmas.

“Biasanya, sering digunakan istilah sangat sehat bagi anak yang gemuk sekali, ini harus diperbaiki. Obesitas pada anak perlu diperhatikan. Jangan sampai kesenangan kita sebagai orang tua justru akan merugikan bayi atau Balita kita di masa mendatang”, pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Lihat Aksi Dua Bocah Ini Jika Sedang Malas Tertawa

Jangan Lihat Aksi Dua Bocah Ini Jika Sedang Malas Tertawa

Tekno | Senin, 02 Januari 2017 | 21:32 WIB

Meskipun Bikin Gemas, Jangan Abaikan Tanda Anak Obesitas Ini!

Meskipun Bikin Gemas, Jangan Abaikan Tanda Anak Obesitas Ini!

Health | Selasa, 01 November 2016 | 09:38 WIB

Risiko Ini Mengintai Anak yang Malas Bergerak

Risiko Ini Mengintai Anak yang Malas Bergerak

Health | Kamis, 25 Agustus 2016 | 15:36 WIB

Risiko yang Mengintai di Balik Lucunya Balita Gemuk

Risiko yang Mengintai di Balik Lucunya Balita Gemuk

Health | Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:30 WIB

Cegah Anak Obesitas, Gunakan Piring Kecil

Cegah Anak Obesitas, Gunakan Piring Kecil

Lifestyle | Senin, 25 Agustus 2014 | 16:00 WIB

Terkini

Kartu Edisi Terbatas BRIZZI x Arkiv Siap Jadi Buruan Kolektor Bulan Ini

Kartu Edisi Terbatas BRIZZI x Arkiv Siap Jadi Buruan Kolektor Bulan Ini

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 19:11 WIB

9 Sunscreen Niacinamide Lokal Murah untuk Mencerahkan Wajah Kusam

9 Sunscreen Niacinamide Lokal Murah untuk Mencerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:55 WIB

3 Rekomendasi Home Chemical Peeling untuk Pudarkan Flek Hitam

3 Rekomendasi Home Chemical Peeling untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:52 WIB

Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta

Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:50 WIB

Video Call Saat Rapat DPR Viral, Moreno: Saya Hanya Ingin Menghibur Anak

Video Call Saat Rapat DPR Viral, Moreno: Saya Hanya Ingin Menghibur Anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 18:36 WIB

Mahfud MD Desak KPK Periksa Nusron Wahid di Kasus Suap ATR/BPN, Ini Jawabannya

Mahfud MD Desak KPK Periksa Nusron Wahid di Kasus Suap ATR/BPN, Ini Jawabannya

News | Minggu, 20 September 2026 | 18:35 WIB

Sering Transaksi Bisa Dapat Saldo Emas Gratis dari BRI, Begini Caranya

Sering Transaksi Bisa Dapat Saldo Emas Gratis dari BRI, Begini Caranya

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 18:34 WIB

Ekspansi LRT ke JIS dan Halim, Pramono Minta Dukungan Danantara

Ekspansi LRT ke JIS dan Halim, Pramono Minta Dukungan Danantara

Video | Minggu, 20 September 2026 | 18:22 WIB

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:20 WIB

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

×