Dua Negara Ini Miliki Jumlah Anak Obesitas Tertinggi Dunia

Ririn Indriani, Risna Halidi

Kamis, 15 Juni 2017 | 15:26 WIB
Dua Negara Ini Miliki Jumlah Anak Obesitas Tertinggi Dunia
Ilustrasi anak obesitas atau kegemukan. (Shutterstock)

Suara.com - Merupakan sebuah fakta bahwa obesitas adalah langkah menuju masalah kesehatan jangka panjang yang tidak diketahui. Obesitas dapat berdampak sangat negatif pada sebagian besar organ dalam tubuh terutama jantung, serta membuat pengidapnya rentan terhadap diabetes, nyeri sendi, artritis.

Obesitas sendiri merupakan salah satu masalah terbesar saat ini, yang dengan cepat menjadi bagian dari kehidupan setiap orang. Meningkatnya jumlah orang gemuk di seluruh dunia menunjukkan bagaimana kita telah membiarkan gaya hidup tertentu mendikte kita dan menjadi keadaan yang tidak sehat.

Sebuah studi baru-baru ini menyatakan bahwa satu dari sepuluh orang di seluruh dunia mengalami obesitas dan 2,2 miliar orang lainnya diyakini kelebihan berat badan. Hal tersebut memicu krisis kesehatan global yang merenggut jutaan nyawa setiap tahunnya.

Sekarang, laporan spesifik dari Times of India (TOI) telah mengakui bahwa India memiliki tingkat obesitas tertinggi kedua di dunia setelah Cina. Studi yang mengkhawatirkan juga menemukan bahwa 14,4 juta anak di India hidup dengan kelebihan berat badan.

Periset mengamati bahwa lebih dari dua miliar anak-anak dan orang dewasa di seluruh dunia menderita masalah kesehatan terkait obesitas. Tidak hanya itu, jumlah yang meningkat juga terjadi kehilangan nyawa, karena kondisi ini. Namun, dari empat juta kematian akibat kelebihan berat badan pada 2015, hampir 40 persen terjadi di antara orang-orang yang indeks massa tubuhnya (BMI) turun di bawah ambang batas yang dianggap gemuk.

Sesuai laporan TOI, temuan yang diterbitkan di The New England Journal of Medicine tersebut mewakili "krisis kesehatan masyarakat global yang mengganggu."

Di antara 20 negara terpadat di dunia, seperti dilansir Zeenews, tingkat obesitas tertinggi di kalangan anak-anak dan orang dewasa muda berada di AS hampir 13 persen, lalu ada Mesir menduduki puncak daftar untuk obesitas dewasa sekitar 35 persen.

Tingkat obesitas terendah berada di Bangladesh dan Vietnam dengan masing-masing sebesar 1 persen. Statistik menunjukkan bahwa negeri tirai bambu, Cina memimpin tingkat obesitas anak dengan 15,3 juta kasus, disusul India berada di posisi kedua dengan 14,4 juta.

Pada 2015, AS mencatat 79,4 juta kasus dan Cina masing-masing dengan 57,3 juta kasus jumlah orang dewasa obesitas tertinggi. "Orang yang menghindari kenaikan berat badan melakukannya karena berisiko terkena penyakit kardiovaskular, diabetes, kanker, dan kondisi yang mengancam jiwa lainnya," kata Christopher Murray, dari University of Washington.

baca juga

Penelitian yang mencakup 195 negara sejak tahun 1980 sampai 2015, mencakup analisis penelitian lain mengenai pengaruh kelebihan berat badan dan hubungan potensial antara IMT tinggi dan kanker kerongkongan, kolon dan rektum, hati, kantong empedu, pankreas, payudara, rahim, Ginjal, dan tiroid, serta leukemia.

Pada 2015, kelebihan berat badan mempengaruhi 2,2 miliar anak-anak dan orang dewasa di seluruh dunia, atau 30 persen dari total jumlah semua orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, Mengapa Anak Obesitas Sering Dijauhi Teman-Temannya

Terungkap, Mengapa Anak Obesitas Sering Dijauhi Teman-Temannya

Health | Senin, 12 Juni 2017 | 09:19 WIB

Minum Pemanis Buatan Selama Hamil, Ini Risikonya bagi Anak

Minum Pemanis Buatan Selama Hamil, Ini Risikonya bagi Anak

Health | Senin, 12 Juni 2017 | 08:44 WIB

Alamak! Baru Delapan Bulan, Bobot Bayi Ini 17 Kilogram

Alamak! Baru Delapan Bulan, Bobot Bayi Ini 17 Kilogram

Health | Senin, 17 April 2017 | 08:07 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB