Program Hamil di Usia 40, Lakukan Ini

Chaerunnisa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 21 Juni 2017 | 17:00 WIB
Program Hamil di Usia 40, Lakukan Ini
Ilustrasi perut seorang perempuan hamil (Shutterstock).

Suara.com - Semakin banyak perempuan yang saat ini memilih mengejar karier, membuat mereka lebih memfokuskan diri pada kesuksesan profesional daripada memiliki seorang anak.

Beberapa dari mereka bahkan merasa tak menemukan waktu atau keinginan untuk memiliki hubungan yang kuat, dan menikah. Sayangnya, tiba-tiba kesadaran menikah dan memiliki anak mulai muncul saat mereka mulai memasuki usia 40.

Padahal, kehamilan setelah usia menginjak 40 tahun memiliki berbagai daftar komplikasi yang panjang. Bicaralah dengan dokter kandungan Anda, dan kemungkinan dia akan menjelaskan semua alasan mengapa sebaiknya Anda melahirkan pada batas usia 35 tahun.

Di atas usia tersebut, produksi hormon di tubuh Anda mulai melambat. Tapi, jika Anda ingin hamil di atas usia tersebut, Anda harus mempersiapkan tubuh Anda dengan hati-hati agar Anda bisa membesarkan bayi yang sehat.

Berikut, beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan hamil di usia 40:

1. Bicaralah dengan dokter tentang rencana Anda

Orang yang tepat untuk memberi tahu Anda tentang langkah-langkah yang harus Anda ambil adalah dokter Anda. Dia mungkin akan menjalankan serangkaian tes kesuburan untuk menilai kesehatan reproduksi Anda seperti misalnya jumlah sel telur yang Anda hasilkan.

Bergantung pada hasil tes, Anda akan menerima rekomendasi dan jika perlu, obat untuk mempersiapkan tubuh Anda agar bisa hamil. Ingat, jika Anda menggunakan pil atau suntikan kontrasepsi, mungkin sebentar sebelum efeknya hilang dan Anda bisa hamil.

Sebagai Direktur Medis Pengobatan Reproduksi Seattle, Michael Soules M. D. menjelaskan, semua perempuan dilahirkan dengan sejumlah telur, dan Anda akan kehilangannya selama masa reproduksi Anda.

"Pada titik tertentu sekitar 10 tahun sebelum menopause, jumlah tersebut turun ke tingkat di mana kesuburan Anda terganggu," kata dia.

2. Anda mungkin harus menyeimbangkan hormon

Dengan kadar hormon Anda uang mulai menurun seiring bertambahnya usia, dokter mungkin akan memulainya dengan berbagai suplemen untuk menyeimbangkan hormon Anda, sehingga Anda memiliki kesempatan untuk hamil dengan lebih baik.

Anda juga bisa menanyakan perawatan untuk menyeimbangkan hormon yang bersumber dari tanaman, yang identik sama seperti yang diproduksi tubuh.

Perumusan hormon estrogen estradiol, progesteron, dan folikel yang tepat dan seimbang mungkin penting untuk kesehatan telur Anda. Anda juga bisa bertanya tentang makanan yang bisa Anda tambahkan untuk diet Anda untuk memperkuat rahim dan ovarium. Ini bisa termasuk royal jelly, maca, dan spirulina yang mengandung asam folat, CoQ10 Ubiquinol, dan antioksidan penting yang penting untuk kehamilan setelah 40 tahun.

3. Detoks tubuh xenoestrogen

Perempuan yang lebih tua cenderung memiliki peningkatan xenoestrogen yang lebih tinggi di tubuh mereka. Xenoestrogen adalah bahan kimia beracun yang mirip estrogen alami dan bisa masuk ke dalam tubuh Anda melalui berbagai saluran seperti wadah plastik untuk menyimpan atau memasak makanan, bahan kimia yang Anda gunakan di sekitar rumah, pestisida dalam makanan Anda, dan banyak lagi.

Masalah dengan bahan kimia ini adalah hal yang penting untuk Anda atau bagi bayi Anda nantinya. Sebelum Anda mulai mencoba untuk hamil, lakukan detoks lengkap tubuh Anda. Usahakan untuk menghilangkan penggunaan bahan kimia dan plastik dari rumah Anda dan mengenalkan makanan organik.

4. Olahraga untuk detoksifikasi dan menguatkan dasar panggul Anda

Dokter Anda akan merekomendasikan olahraga yang sehat untuk membantu Anda menyiapkan masa kehamilan.

Keringat yang keluar saat Anda berolahraga seperti mendetoks tubuh sehingga Anda akan membersihkan tubuh dari bahan kimia berbahaya. Dengan cara ini, Anda akan menghindari kemungkinan menularkan racun ke bayi di dalam rahim atau saat menyusui.

Selanjutnya, olahraga juga membantu Anda mengembangkan kekuatan dan tingkat daya tahan yang diperlukan untuk merawat bayi juga saat melalui persalinan. Latihan kegel sangat berguna untuk mengencangkan otot dasar panggul Anda dan mempersiapkannya untuk kehamilan di atas usia 40 tahun. Anda juga bisa mencoba yoga, bersepeda, berenang, pilates, atau latihan lain yang disarankan oleh dokter Anda.

5. Ubah gaya hidup Anda

Jika Anda benar-benar berpikir untuk memiliki bayi di usia Anda saat ini, Anda harus melakukan beberapa perubahan gaya hidup. Mulai hindari alkohol dan kafein yang berlebihan, dan tidak merokok. Tetap terhidrasi dengan banyak air.

Makanlah makanan kecil sepanjang hari untuk menjaga tingkat insulin Anda tetap seimbang. Kelebihan insulin berkontribusi pada kadar testosteron yang lebih tinggi. Ubah diet Anda dan beralih ke whole grain, lemak sehat, daging tanpa lemak, dan banyak buah dan sayuran. Minum semua vitamin yang ditentukan.

6. Hindari stres berlebih

Ketika Anda berusaha melakukan berbagai upaya agar Anda bisa hamil di usia 40 tahun, fakta pertama yang mungkin muncul adalah bahwa Anda hanya memiliki probabilitas 5 persen dari konsepsi per siklus. Anda bisa meningkatkan peluang ini dengan tetap tenang dan tidak stres.

Sebagai spesialis kesuburan di Rumah Sakit Brigham dan Wanita Boston, Janis Fox, M. D. menjelaskan, tidak ada pasangan yang sedang berusaha mendapatkan kehamilan ingin mendengar kata-kata "tenang, Anda berusaha terlalu keras".

Memiliki bayi adalah pengalaman yang luar biasa, bahkan jika Anda hamil di atas usia 40 tahun. Yang penting adalah bersiap untuk memilikinya, secara fisik dan mental.

Anda hanya perlu siap menghadapi tantangan yang mungkin harus Anda hadapi. Jika ini Anda lakukan, Anda akan menjadi orang tua yang bahagia dan benar-benar menikmati sukacita bersama bayi Anda yang menggemaskan. (GeniusBeauty)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minum Pemanis Buatan Selama Hamil, Ini Risikonya bagi Anak

Minum Pemanis Buatan Selama Hamil, Ini Risikonya bagi Anak

Health | Senin, 12 Juni 2017 | 08:44 WIB

Ternyata Bumil Selama Ini Tak Capai Berat Badan Sehat

Ternyata Bumil Selama Ini Tak Capai Berat Badan Sehat

Health | Kamis, 08 Juni 2017 | 15:00 WIB

Waspada! Gangguan Tiroid Bikin Sulit Hamil

Waspada! Gangguan Tiroid Bikin Sulit Hamil

Health | Kamis, 25 Mei 2017 | 13:39 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB