Kebanyakan Kosmetik di Sekitar Mata, Awas Berisiko Buta!

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 13 Juli 2017 | 08:16 WIB
Kebanyakan Kosmetik di Sekitar Mata, Awas Berisiko Buta!
Ilustrasi riasan di sekitar mata. (Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda sering memulaskan kosmetik di sekitar mata? Jika ya, maka berhentilah berlebihan dalam menerapkan 'make up' di mata, karena bisa menimbulkan masalah penglihatan.

Kondisi ini dalam istilah medis disebut disfungsi kelenjar meibomian (MGD) yang juga dikenal dengan dry eye syndrome (sindrom mata kering). Angka kejadian akibat keluhan ini, menurut pakar kesehatan, meningkat di kalangan perempuan, karena berlebihan dalam menggunakan eyeshadow, eyeliner, mascara dan sebagainya.

Dalam kasus yang lebih serius, sindrom mata kering ini bisa menyebabkan blepharitis atau penglihatan kabur yang ekstrem. Dahulu kondisi ini dikaitkan dengan masalah penuaan, namun kini banyak kalangan perempuan muda yang mengalaminya.

Mahipal Sachdev, Director Center for Sight, sebuah klinik mata di India Utara mengatakan, tren penggunaan make up mata yang meningkat di kalangan perempuan muda menjadi penyebabnya.

"Eyeliner dan make up mata lainnya menyumbat kelenjar meibomian sehingga membentuk benjolan yang tidak menyakitkan tapi menghalangi penglihatan," ujarnya dilansir dari Zeenews.

Kelenjar meibomian, lanjut Sachdev, bertugas memproduksi minyak yang mencegah air mata menguap dengan cepat. Ketika kelenjat ini tersumbat maka mata akan lebih cepat kering.

"Ini adalah penyebab sindrom mata kering yang paling terkenal dan terkemuka, dan pada kasus ekstrim bisa memicu kehilangan penglihatan," tambah dia.

Sachdev menambahkan, ada sekitar 40 kelenjar yang menghasilkan minyak sebagai air mata untuk menjaga mata tetap lembab. Penebalan minyak ini membatasi alirannya sehingga menyebabkan akumulasi dan penyumbatan, membentuk benjolan di kelopak mata. Kelenjar minyak yang tersumbat menyebabkan kondisi kelopak mata membengkak dan kemerahan.

Parul Sony, konsultan senior dan direktur Gur Eye's Complete Eye Care mengatakan, sekitar 40 persen perempuam dengan penggunaan produk make-up mata yang tinggi cenderung mengalami penyumbatan kelenjar minyak.

Paraben dalam maskara dan eyeliner yang memberikan efek waterproof adalah bahan kimia yang juga menyumbat kelenjar minyak yang memicu sindrom mata kering ini. Begitu pula dengan krim mata anti penuaan yang dapat membunuh sel darah di saluran kelenjar meibomian.

Sebuah studi yang dilakukan Waterloo University di Kanada menemukan bahwa orang-orang yang menerapkan eyeliner pada kelopak mata bagian dalam berisiko mengkontaminasi mata dan menyebabkan masalah penglihatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hebat! Dokter Ini Bisa Perbaiki Penglihatan Pakai Sensor Kaki

Hebat! Dokter Ini Bisa Perbaiki Penglihatan Pakai Sensor Kaki

Health | Kamis, 22 Juni 2017 | 09:40 WIB

Astaga, Ada Cacing di Mata Perempuan Ini!

Astaga, Ada Cacing di Mata Perempuan Ini!

Health | Rabu, 14 Juni 2017 | 09:00 WIB

Mata Bengkak, Apa Penyebab dan Solusinya?

Mata Bengkak, Apa Penyebab dan Solusinya?

Health | Selasa, 16 Mei 2017 | 14:00 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB