Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:00 WIB
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti
Warga mendatangi rumah pasangan suami istri (pasutri). [Ist]
baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mendesak pengusutan tuntas kasus pencabulan anak yatim piatu di Tanjungbalai, Sumatera Utara.
  • Polisi telah menetapkan suami oknum guru berinisial D sebagai tersangka setelah video penggerudukan warga viral pada Sabtu, 25 Juli 2026.
  • Sari menuntut BKN dan kepolisian menjatuhkan sanksi berat serta bersikap transparan jika oknum guru ASN terbukti terlibat.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus dugaan pencabulan terhadap anak laki-laki berusia 12 tahun yang terjadi di Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Sari menegaskan, bahwa jika guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikaitkan dalam kasus ini terbukti terlibat, maka sanksi berat wajib dijatuhkan.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah polisi menetapkan D (37), yang merupakan suami dari oknum guru ASN tersebut sebagai tersangka dalam dugaan pencabulan sesama jenis.

Sari menyebut insiden ini sangat melukai rasa kemanusiaan, terutama karena korban merupakan seorang anak yatim piatu.

"Video kasus guru dan suami yang kemarin sempat viral memang sangat mengguncang nurani kita bersama, apalagi itu menimpa seorang anak yatim piatu yang seharusnya mendapat perhatian dan kasih sayang, terutama dari gurunya," kata Sari kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026).

Sari meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi kepolisian dalam melakukan penyidikan secara menyeluruh dan objektif.

"Kita serahkan semuanya ke aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan, apakah guru yang sempat diarak oleh warga terlibat atau tidak," ujarnya.

Lebih lanjut, Sari menekankan pentingnya ketegasan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) apabila nantinya ditemukan bukti keterlibatan guru ASN tersebut dalam proses hukum yang berjalan.

"Jika memang terlibat, saya sebagai pimpinan selain mengecam tentunya BKN juga harus bersikap tegas dan memberikan sanksi berat, agar peristiwa ini bisa kita jadikan pelajaran bersama," tuturnya.

baca juga

Politisi Golkar ini juga menuntut transparansi dari pihak kepolisian Tanjungbalai agar publik dapat memantau perkembangan kasus ini secara jelas.

Ilustrasi seorang ayah di Lampung Tengah merudapaksa anak kandungnya bertahun-tahun. [ANTARA]
Ilustrasi pencabulan pada anak. [ANTARA]

"Saya minta kepada kepolisian atau penyidik di Tanjungbalai untuk menyidiknya secara terbuka dan menyampaikan perkembangan penyidikan secara berkala dan akuntabel kepada masyarakat," katanya.

Di sisi lain, Sari mengimbau agar warga tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Ia mengingatkan bahwa pemberian sanksi, baik secara pidana maupun administratif/etik bagi ASN, harus tetap melalui prosedur hukum yang sah dan pemeriksaan internal yang objektif.

Untuk diketahui, kasus ini mencuat ke publik setelah video warga yang menggeruduk rumah guru ASN tersebut viral.

Puluhan warga meluapkan kemarahan atas dugaan tindak asusila yang menimpa seorang siswa kelas V SD.

Kepala Lingkungan V Kelurahan Perjuangan, Sadam Husein, mengonfirmasi bahwa situasi sempat memanas akibat adu argumen di lokasi kejadian sebelum akhirnya ditangani pihak berwajib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Rencana URI, ADAKSI: Jangan Sampai 'Membajak' Dosen dan Sedot Dana Operasional PTN

Kritik Rencana URI, ADAKSI: Jangan Sampai 'Membajak' Dosen dan Sedot Dana Operasional PTN

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:13 WIB

Tito Karnavian Tegas! ASN Terlibat Judi Online Bakal Disanksi Tanpa Pengecualian

Tito Karnavian Tegas! ASN Terlibat Judi Online Bakal Disanksi Tanpa Pengecualian

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:20 WIB

Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!

Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:18 WIB

Standar Kinerja Harusnya Berlaku untuk Semua Penyelenggara Negara

Standar Kinerja Harusnya Berlaku untuk Semua Penyelenggara Negara

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:00 WIB

DPR Kritik 'ASN Tak Kerja', Netizen Kuliti Jejaknya: Diduga Pakai Ijazah Palsu

DPR Kritik 'ASN Tak Kerja', Netizen Kuliti Jejaknya: Diduga Pakai Ijazah Palsu

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:43 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×