Ayah Cenderung Beri Anak "Junk Food" Saat Ibu Tak Mengawasi

Ririn Indriani, Risna Halidi

Senin, 17 Juli 2017 | 19:31 WIB
Ayah Cenderung Beri Anak "Junk Food" Saat Ibu Tak Mengawasi
Ilustrasi ayah dan anak lelakinya sedang asyik menyantap burger dan minuman bersoda. (Shutterstock)

Suara.com - Bila Anda adalah seorang ibu yang kerap merasa was-was jika membiarkan anak-anak mencari makan dengan ayahnya tanpa pengawasan Anda, sebenarnya, itu adalah hal yang wajar dan beralasan. Mengapa? Karena ternyata, sebuah survei yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa ayah cenderung tidak peduli untuk memastikan anak-anaknya menyantap makanan sehat.  

Sementara ibu umumnya mencoba untuk membuat makanan bergizi, tapi ayah cenderung memberikan makanan siap saji atau takeaway untuk anaknya saat ibunya sedang bertugas.

Survei tersebut juga menemukan bahwa ayah cenderung lebih mudah menyerah pada kemauan anak-anak dan memberi mereka cokelat atau es krim.

Temuan ini terjadi di tengah krisis obesitas anak di beberapa negara seperti Inggris, di mana sekitar sepertiga anak kelebihan berat badan atau mengalami obesitas.

Para periset dari Stanford University di AS, mewawancarai 44 keluarga yang memiliki setidaknya satu putra atau putri remaja. Setiap anggota keluarga ditanyai tentang kebiasaan makan dan bagaimana perubahan ini terjadi pada orangtua mana yang bertanggung jawab.

Pada 41 dari 44 keluarga yang diteliti atau sekitar 93 persen, baik anak-anak maupun orangtua mengatakan bahwa standar diet ayah mereka jauh lebih rendah daripada ibu. "Ibu dipandang berkomitmen terhadap makanan sehat, sementara ayah sering dianggap sebagai penghalang untuk itu," ujar penelti Priya Fielding-Singh dilansir Daily Mail.

Hasil survei yang dikeluarkan dalam jurnal Appetite juga mengakui jika ayah cenderung beralih pada pilihan makanan cepat saji.

"Mereka sering beralih ke pilihan cepat dan kurang sehat seperti makanan cepat saji dan makanan olahan yang secara eksplisit dihindari oleh para ibu. Remaja tidak hanya menyadari pendekatan orang tua yang berbeda ini tetapi juga memanfaatkannya. Bila mereka mendambakan produk yang kurang sehat yang dibatasi oleh ibu, mereka beralih ke ayah," tambahnya.

Fielding-Singh juga mengatakan, meskipun banyak ayah modern memainkan peran lebih besar dalam pekerjaan rumah tangga, perencanaan keluarga dalam urusan makan masih sebagian besar dikelola oleh ibu. Dan ayah cenderung lebih fokus untuk membuat anak mereka makan dengan jumlah yang benar, daripada khawatir dengan apa yang mereka makan.

"Ayah mungkin cenderung membatasi makanan ringan. Dan norma maskulinitas konvensional mencegah ayah untuk tidak melakukan perilaku sehat," imbuhnya lagi.

Beberapa ayah yang diwawancarai mengaku tidak menyadari apa yang anak-anak mereka makan, sementara yang lain mengaku bahwa mereka tidak peduli dengan hal tersebut.

"Banyak ibu, terutama ibu yang bekerja, berharap ayah akan melakukan lebih banyak pemberian makanan. Tapi mereka juga takut keterlibatannya yang lebih besar akan menimbulkan risiko pada kesehatan makanan anak-anak."

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa anak-anak yang ayahnya makan makanan cepat saji lebih cenderung memakannya juga, sementara memiliki ayah yang kelebihan berat badan meningkatkan risiko anak menjadi obesitas.





Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Kedua Lebih Nakal dan Pemberontak?

Anak Kedua Lebih Nakal dan Pemberontak?

Health | Senin, 17 Juli 2017 | 14:09 WIB

Ini Dampaknya Bila Orangtua Main Ponsel Pintar di Depan Anak

Ini Dampaknya Bila Orangtua Main Ponsel Pintar di Depan Anak

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 14:46 WIB

Duh, Anak-anak Kini Lebih Banyak Alami Gejala Mata Kering

Duh, Anak-anak Kini Lebih Banyak Alami Gejala Mata Kering

Health | Jum'at, 07 Juli 2017 | 10:00 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×