Ini yang Akan Terjadi Jika Anak Tak Vaksin MR

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Kamis, 27 Juli 2017 | 19:04 WIB
Ini yang Akan Terjadi Jika Anak Tak Vaksin MR
Dr Toto Wisnu Hendrarto, Sp.A (K) dari IDAI memberi info mengenai pemberian vaksin MR (Suara.com/Firsta)

Suara.com - Pemerintah akan memulai program imunisasi nasional campak dan rubella bagi anak berusia sembilan bulan hingga 15 tahun di sekolah dan fasilitas kesehatan, pada Agustus dan September mendatang.

Pemberian vaksin campak dan rubella sekaligus atau MR ini bertujuan agar Indonesia dapat mengeliminasi kedua penyakit ini pada 2020 mendatang. Namun, apa sih bahayanya jika orangtua enggan mengikutsertakan anak pada program imunisasi campak dan rubella?

Dr Toto Wisnu Hendrarto, Sp.A (K) dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkapkan, kedua penyakit ini dipilih untuk dieliminasi karena disebabkan oleh virus dan hanya dapat ditularkan oleh manusia. Untuk itu cara pencegahan yang efektif adalah dengan pemberian vaksinasi.

"Penyebabnya virus dan sampai saat ini belum ada obat yang efektif untuk menyembuhkannya. Jadi langkah terbaik adalah mencegah jangan sampai sakit dan itu bisa dicapai dengan vaksinasi," ujar dr Toto pada temu media di Kantor IDAI, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017).

Selain itu, vaksinasi juga dapat mencegah komplikasi yang ditimbulkan oleh campak maupun rubella. Dia memaparkan, virus campak biasanya menginfeksi selaput lendir yang dapat menyebabkan kematian.

"Kalau campak komplikasinya bisa radang otak atau radang paru karena termasuk selaput lendir. Pada gilirannya dapat menimbulkan kematian. Kalaupun selamat bisa meninggalkan gejala sisa," imbuh dia.

Sedangkan infeksi virus rubella dapat menyebabkan sindrom rubella kongenital yang memicu komplikasi seperti gangguan penglihatan, gangguan fungsi hati, kelainan jantung, gangguan saraf hingga pendarahan yang berujung kematian.

"Itu sebabnya harus dicegah dari awal. Kita mulai pemberian vaksinasi pada bayi berusia 9 bulan karena tingkat antibodi dari ibu sudah menurun. Imunisasi campak rubella pada usia tersebut bisa meningkatkan antibodinya," jelasnya.

Alasan lain yang mendasari orangtua harus mengikutsertakan anaknya pada program imunisasi nasional ini karena tak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Tentu saja hal ini akan menghemat pengeluaran keluarga dibandingkan jika terkena penyakit campak atau rubella yang memicu berbagai komplikasi.

"Kita harus membuat imunitas atau kekebalan populasi. Paling bagus cakupan imunisasinya harus diatas 95 persen. Kalau 85 persen masih ada proses penyebaran. Makanya kita lakukan kampanye MR supaya cakupan imunisasi bisa diatas 95 persen untuk perlindungan maupun eliminasi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penting, Yuk Skrining Hepatitis saat Hamil!

Penting, Yuk Skrining Hepatitis saat Hamil!

Health | Rabu, 26 Juli 2017 | 17:38 WIB

Vaksin Apa yang Diperlukan Perempuan Sebelum Hamil?

Vaksin Apa yang Diperlukan Perempuan Sebelum Hamil?

Health | Kamis, 20 Juli 2017 | 07:00 WIB

Siap-siap, Imunisasi Campak Rubella Mulai Agustus Mendatang!

Siap-siap, Imunisasi Campak Rubella Mulai Agustus Mendatang!

Health | Rabu, 19 Juli 2017 | 16:35 WIB

Apa Kabar Kasus Vaksin Palsu?

Apa Kabar Kasus Vaksin Palsu?

Health | Selasa, 18 Juli 2017 | 20:18 WIB

Inovasi Baru, Vaksin Flu Tanpa Jarum Suntik

Inovasi Baru, Vaksin Flu Tanpa Jarum Suntik

Health | Minggu, 02 Juli 2017 | 17:28 WIB

Alasan Imunisasi Bayi Penting Dilakukan

Alasan Imunisasi Bayi Penting Dilakukan

Health | Selasa, 20 Juni 2017 | 17:00 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB