Lelaki Mandul Jadi Masalah Sejak Abad Pertengahan

Tomi Tresnady | Risna Halidi | Suara.com

Senin, 31 Juli 2017 | 14:24 WIB
Lelaki Mandul Jadi Masalah Sejak Abad Pertengahan
Sperma laki-laki. [Pixabay]

Suara.com - Infertilitas atau kemandulan pada laki-laki telah didiagnosis dan diobati sejak abad ke-13. Para ilmuwan menemukan bukti teks abad pertengahan yang menjelaskan bagaimana tes medis dan metode penyembuhan bagi masalah ketidakberdayaan pada lelaki.

Mereka adalah ilmuwan dari University of Exeter di Inggris yang menganalisis buku-buku kedokteran dan agama populer dari abad ke-13.

Mereka menemukan bahwa teks medis yang diedarkan secara luas mengakui masalah infertilitas pada laki-laki, termasuk kemandulan dan 'benih yang tidak sesuai'.

Tes urine sendiri dilakukan untuk menentukan apakah suami atau istri menjadi sumber masalah tidak adanya anak dalam perkawinan. Selanjutnya, resep medis dibuat sebagai pengobatan untuk laki-laki.

Telah banyak diasumsikan bahwa perempuan di Inggris abad pertengahan disalahkan atas ketidakmampuan memiliki anak dan disalahkan juga secara agama karena tidak subur.

Pada masa itu, lelaki yang dianggap bertanggung jawab atas kegagalan memiliki keturunan terjadi pada kasus disfungsi seksual di mana laki-laki tersebut tidak dapat melakukan hubungan intim.

Periset menemukan bahwa pada abad ke-15, ketidaksuburan pada lelaki Inggris dipandang sebagai suatu hal yang mungkin.

Para ilmuwan Inggris pada abad pertengahan juga diketahui tidak hanya belajar kedokteran di universitas, tetapi juga mampu membaca bahasa Latin.

"Meskipun teks medis cenderung mencurahkan sebagian besar ruang untuk infertilitas perempuan, infertilitas pada lelaki bagaimanapun secara teratur dibahas sebagai kemungkinan penyebab ketidakberdayaan dalam teks akademis dan oleh praktisi medis abad pertengahan yang terdidik," kata Catherine Rider, seorang sejarawan di University of Exeter.

Teks-teks Latin yang dipelajari kemudian diterjemahkan, disesuaikan dan ditambahkan untuk mempengaruhi koleksi resep dalam bahasa Inggris yang mencakup pengobatan untuk anak-anak.

Misalnya risalah ginekologi abad ke-12 berjudul Trotula ditulis dengan nama anonim. Risalah itu diedarkan secara luas dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Prancis.

Buku tentang obat-obatan itu juga menggambarkan kelainan reproduksi lelaki sebagai bentuk "sterilitasisasi" yang berkaitan dengan ereksi dan emisi sperma.

Selain itu, buku juga mencakup sebuah uji coba untuk melihat apakah ada 'kecacatan' pada lelaki atau perempuan. Caranya, pasangan harus buang air kecil ke dalam panci dedak dan potnya harus ditinggalkan selama sembilan atau sepuluh hari.

Jika cacing muncul di salah satu pot, maka kesimpulannya dia adalah pasangan yang tidak subur. "Kita tidak dapat sepenuhnya memahami sikap seperti apa terhadap infertilitas lelaki di abad pertengahan karena kita memiliki sedikit catatan yang menggambarkan pengalaman orang-orang yang memiliki gangguan reproduksi," kata Catherine.

"Sulit untuk mengetahui apakah lelaki atau perempuan cenderung mencari pengobatan karena ketidaksuburan. Sebagian besar bukti kami berasal dari dokter yang mendiskusikan apa yang mungkin terjadi dan bagaimana mengatasi masalah ini," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Begadang Bisa Merusak Sperma, Hati-hati Para Lelaki!

Sering Begadang Bisa Merusak Sperma, Hati-hati Para Lelaki!

Health | Senin, 03 Juli 2017 | 20:21 WIB

Ingin Sperma 'Greng'? Tidurlah Sebelum Tengah Malam

Ingin Sperma 'Greng'? Tidurlah Sebelum Tengah Malam

Lifestyle | Senin, 15 Mei 2017 | 19:47 WIB

Viagra Mampu Dongkrak Kualitas Sperma?

Viagra Mampu Dongkrak Kualitas Sperma?

Health | Rabu, 12 April 2017 | 22:00 WIB

Riset: Polusi Bunuh 75 Persen Sperma

Riset: Polusi Bunuh 75 Persen Sperma

Health | Kamis, 06 April 2017 | 07:57 WIB

Sperma Menempel di Kulit yang Berkeringat, Matikah?

Sperma Menempel di Kulit yang Berkeringat, Matikah?

Health | Selasa, 28 Februari 2017 | 21:20 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB