Mengenal Sindrom Tourette, Penyebab Tora Sudiro Pakai Dumolid

Chaerunnisa

Selasa, 08 Agustus 2017 | 08:53 WIB
Mengenal Sindrom Tourette, Penyebab Tora Sudiro Pakai Dumolid
Tora Sudiro dan Mieke Amalia [Instagram @miekeamalia]

Suara.com - Tora Sudiro disepakati menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) di Cibubur, Jakarta Timur, sejak Senin (7/8/2017), karena menderita sindrom Tourrette selama dua tahun.

Sindrom Tourette adalah gangguan neuropsikiatri di mana penderita melakukan tics atau serangkaian gerakan spontan yang berulang-ulang di luar kontrol atau kendalinya, dan bersifat tiba-tiba. Sekitar 100 ribu orang Amerika mengidap sindrom tourette, namun lebih umum diderita anak laki-laki daripada anak perempuan pada usia 2-15 tahun.

Seorang anak dapat mengalami tics pada usia tertentu, dan umumnya terjadi secara hilang timbul dan biasanya menghilang dalam satu tahun. Pada penderita sindrom tourette, terjadi berbagai jenis tics selama beberapa kali dalam satu hari dan berlangsung selama lebih dari satu tahun.

Penyebab

Sindrom tourette telah dikaitkan dengan berbagai bagian otak, termasuk daerah yang disebut ganglia basal, yang membantu mengendalikan gerakan tubuh.

Perbedaan dalam sindrom ini dapat memengaruhi sel saraf dan bahan kimia yang membawa pesan di antara keduanya. Periset menganggap, masalah di jaringan otak ini mungkin berperan dalam tourette.

Dokter tidak tahu persis apa yang menyebabkan masalah ini di otak, diperkirakan gangguan ini terjadi dari kombinasi faktor genetik dan lingkungan.

Jenis kelamin laki-laki dan adanya anggota keluarga yang mengalami sindrom tourette atau gangguan tics lainnya akan meningkatkan risiko seseorang mengalami sindrom tourette.

Gejala

Tics merupakan gejala utama dari sindrom tourette yang dilakukan tanpa sengaja. Perilaku tics juga tidak memiliki maksud atau tujuan apapun, karena penderita tidak dapat mengendalikan kemunculannya.

Beberapa klasifikasi tics yang umumnya dilakukan, antara lain:

- Motor tics, yaitu melakukan gerakan secara berulang dan dapat melibatkan kelompok otot dalam jumlah yang terbatas (simple tics) maupun beberapa otot sekaligus (complex tics).

Beberapa gerakan yang termasuk ke dalam simple motor tics adalah mengerdipkan mata, membuka mulut, mencibir, mengedutkan mulut, menganggukkan kepala, atau menggelengkan kepala. Beberapa gerakan yang termasuk ke dalam complex motor tics adalah menyentuh, mengulang pergerakan suatu benda, menekuk atau memutar badan, dan meloncat-loncat.

- Vocal tics, yaitu membuat suara-suara yang turut melibatkan otot dalam jumlah terbatas (simple tics) maupun beberapa kelompok otot sekaligus (complex tics).

Beberapa contoh dari simple vocal tics adalah batuk, membuat suara menyerupai binatang, misalnya menggonggong. Perilaku anak dengan simple vocal tics juga sering menggerutu tanpa alasan. Beberapa contoh dari complex vocal tics adalah mengulang perkataan sendiri (palilalia) dan mengulang perkataan orang lain (echophenomena).

Tics merupakan gejala yang pada level tertentu dapat menyebabkan kesulitan bagi anak dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Gejala lain yang juga mengikuti sindrom Tourette dan terkadang bisa cukup mengganggu, antara lain:

Koprolalia, yaitu menggunakan kata-kata atau umpatan yang vulgar, kotor, dan tidak sopan secara sengaja. Penting diingat hal ini tidak merefleksikan kepada karakter moral penderita atau cara asuh anak.

Perilaku noncabul namun tidak pantas dilakukan di tengah kehidupan sosial, seperti mengeluarkan komentar yang kasar dan tidak pantas.

Tics dapat bertambah parah jika penderita mengalami stres, cemas, kelelahan, atau sebaliknya terlalu bersemangat.

Diagnosis

Jika Anda atau anak Anda memiliki gejala sindrom tourette, dokter mungkin ingin Anda menemui ahli saraf, spesialis yang menangani penyakit pada sistem saraf.

Tidak ada tes untuk kondisi ini, tapi dia akan mengajukan pertanyaan kepada Anda, seperti:

baca juga

Apa yang kamu perhatikan yang membawamu ke sini hari ini?
Apakah Anda sering menggerakkan tubuh Anda dengan cara yang tidak dapat Anda kendalikan? Sudah berapa lama?
Apakah Anda pernah mengatakan sesuatu atau membuat suara tanpa bermaksud? Sejak kapan?
Apakah Anda merasa cemas atau sulit fokus?
Apakah ada orang lain di keluarga Anda yang memiliki gejala seperti ini?

Dokter mungkin akan melakukan beberapa tes lain untuk memastikan diagnosis sindrom tourette, misalnya melakukan dengan tes darah dan MRI scan untuk mengenyampingkan penyebab tics oleh penyakit lain.

Pengobatan

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan sindrom tourette. Namun, jika kondisi ini menjadi masalah, dokter Anda mungkin meresepkan obat untuk membantu menanganinya.

Perlu beberapa saat untuk menemukan dosis yang tepat yang membantu mengendalikan tics tapi menghindari efek samping, jadi bersabarlah saat Anda dan dokter Anda mengatasinya.

Beberapa terapi psikologis dapat membantu meredakan gejala dan permasalahan yang dipicu oleh sindrom ini, seperti mengendalikan tics saat di sekolah dan menyalurkannya kembali di rumah. Beberapa terapi yang mungkin dilakukan adalah CBT (cognitive behavioural therapy), latihan pembalikan kebiasaan, dan terapi pencegahan eksposur dan respons.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Idap Sindrom Tourette, Alasan Tora Sudiro Pakai Dumolid

Idap Sindrom Tourette, Alasan Tora Sudiro Pakai Dumolid

Entertainment | Senin, 07 Agustus 2017 | 21:27 WIB

Tak Sanggup Menghadapi Hari Senin, Mungkin Anda "Monday Blues" !

Tak Sanggup Menghadapi Hari Senin, Mungkin Anda "Monday Blues" !

Video | Senin, 24 Juli 2017 | 08:20 WIB

Idap Sindrom 'Sleeping Beauty' Remaja Ini Tidur 20 Jam Sehari

Idap Sindrom 'Sleeping Beauty' Remaja Ini Tidur 20 Jam Sehari

Health | Jum'at, 02 Juni 2017 | 09:50 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×