Mengapa Banyak Orang Jenius Mengalami Gangguan Jiwa?

Ririn Indriani | Suara.com

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:28 WIB
Mengapa Banyak Orang Jenius Mengalami Gangguan Jiwa?
Ilustrasi orang jenius, cerdas atau sangat pintar. (Shutterstock)

Suara.com - Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa tokoh-tokoh jenius yang mampu mengubah sejarah biasanya punya kecenderungan mengidap gangguan jiwa atau gangguan kepribadian.

Sebut saja seorang pelukis genius, Vincent Van Gogh, yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Atau Charles Darwin, ilmuwan yang mempopulerkan teori evolusi, yang ternyata mengidap fobia dan gangguan obsesif-kompulsif (OCD).

Contoh lainnya yaitu seorang pakar matematika dan ekonomi pemenang Hadiah Nobel, John Nash, yang ternyata menyandang skizofrenia. Jadi, apakah semakin genius kemampuan otak seseorang akan semakin rentan kena gangguan jiwa? Simak ulasan lebih jauh yang dihimpun hellosehat.com.

Sebuah penelitian dalam British Journal of Psychiatry menguak bahwa anak-anak dengan prestasi akademis yang gemilang di sekolah ternyata empat kali lebih rentan mengalami gangguan bipolar daripada mereka yang prestasinya biasa-biasa saja.

Hasil penelitian yang serupa juga berhasil dicatat dalam The American Journal of Psychiatry. Dalam studi ini, peserta penelitian dengan IQ tinggi juga lebih rentan mengalami gangguan bipolar.  

Karena itu, orang-orang yang memiliki kemampuan otak di atas rata-rata memang sangat erat kaitannya dengan gangguan jiwa tertentu.

Apa hubungan antara kecerdasan dan gangguan jiwa?
Para ahli sendiri belum memahami bagaimana persisnya orang dengan tingkat kecerdasan mengagumkan bisa jadi lebih rentan mengidap gangguan jiwa. Akan tetapi, sebuah penelitian oleh para ahli di Kanada dan Amerika Serikat bisa jadi batu loncatan untuk memahami hubungan dua hal ini.

Dalam penelitian yang dimuat di jurnal Neuron ini, dapat dilihat bahwa ada kandungan protein khusus dalam otak orang-orang jenius yang juga terdapat pada otak pasien gangguan jiwa, terutama skizofrenia dan gangguan bipolar. Protein ini disinyalir menjadi benang merah antara kecerdasan dan beberapa jenis gangguan jiwa.  

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan sejauh mana peran protein khusus ini dalam fungsi otak manusia.

Seorang spesialis kejiwaan dari AS, dr. Nicholas Pediaditakis, punya teori yang tak kalah menarik. Bila diamati, para tokoh jenius yang juga mengidap gangguan jiwa biasanya punya satu ciri sifat yang sama.

Mereka cenderung canggung dan menarik diri dari lingkungan sosialnya. Ini mungkin saja diakibatkan oleh gangguan kejiwaan yang diidapnya.

Padahal, manusia memang dirancang untuk hidup berdampingan dan bersosialisasi dengan manusia lainnya. Jadi, memang ada banyak bagian otak manusia yang bertugas untuk menjalankan fungsi sosial.

Nah, bila bagian-bagian otak yang mengatur fungsi sosial Anda tidak bekerja terlalu keras, otak jadi punya sisa energi atau ruang yang bisa dialihkan fungsinya. Karena itu, pada orang-orang genius dan kreatif, fungsi otak mereka untuk berpikir, berkonsentrasi, dan memecahkan masalah pun jadi lebih leluasa dan maksimal.

Karena itulah mereka jadi lebih mampu menggodok ide-ide brilian dan mewujudkannya dengan baik. Misalnya dalam bentuk karya seni dan sastra, buah pemikiran politik, atau penemuan teknologi mutakhir. Namun sekali lagi, teori dr. Nicholas Pediaditakis ini masih harus diuji lebih jauh lagi sebelum menjadi bukti yang sah.

Jadi, apakah kecerdasan seseorang bisa membuatnya “gila”? Ada banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan seseorang kena gangguan jiwa. Entah karena gen yang diturunkan orangtua, gangguan atau cedera pada otak, pernah mengalami kejadian traumatis, atau penyalahgunaan zat-zat seperti alkohol dan narkotika.

Oleh karena itu, belum bisa disimpulkan bahwa kecerdasan bisa membuat Anda “gila” atau mengidap gangguan jiwa. Keduanya memang saling berkaitan, tetapi hingga saat ini para ahli masih terus mempelajari kaitan tersebut lebih jauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Prediksi Mengerikan Akibat Kecerdasa Buatan

Lima Prediksi Mengerikan Akibat Kecerdasa Buatan

Tekno | Selasa, 08 Agustus 2017 | 09:40 WIB

Perempuan Berbokong Besar Lebih Cerdas

Perempuan Berbokong Besar Lebih Cerdas

Health | Sabtu, 05 Agustus 2017 | 05:00 WIB

Dipukul Orang, Lelaki Ini Malah Jadi Jenius

Dipukul Orang, Lelaki Ini Malah Jadi Jenius

Tekno | Senin, 21 April 2014 | 14:45 WIB

Terkini

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB