Lima Prediksi Mengerikan Akibat Kecerdasa Buatan

Dythia Novianty

Selasa, 08 Agustus 2017 | 09:40 WIB
Lima Prediksi Mengerikan Akibat Kecerdasa Buatan
Ilustrasi kecerdasan buatan (Shutterstock).

Suara.com - Kita semua tahu bahwa dunia sedang ditransformasikan oleh teknologi. Seorang ahli kecerdasan buatan terkemuka telah membuat serangkaian prediksi yang membuat perubahan ini menjadi perspektif yang keras.

Dalam buku barunya, It's Alive!: Artificial Intelligence from the Logic Piano to Killer Robots, Profesor Toby Walsh melukiskan gambaran hidup yang mengerikan pada tahun 2050.

Dari kendaraan otonom ke pengelolaan robot, manusia akan berada di bawah komputer cerdas buatan yang akan mengendalikan hampir semua aspek kehidupan kita.

"Pada tahun 2050, tahun 2000 akan terlihat kuno seperti zaman kuda tahun 1900 kepada orang-orang pada tahun 1950," kata Walsh, seorang profesor kecerdasan buatan di Universitas New South Wales di Australia.

Berikut adalah beberapa ramalannya mengerikan tentang kehidupan di tahun 2050.

1. Manusia akan dilarang mengemudi

Prosesnya sudah mulai berjalan. Dimana mobil bisa bergerak sendiri. Namun pada tahun 2050, Profesor Walsh memprediksi bahwa manusia akan dilarang mengemudi.

Sebagian besar kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh kesalahan manusia, menurutnya, kendaraan otonom akan lebih aman dan kurang padat.

Mobil swakemudi akan lebih banyak, kebanyakan orang akan kehilangan kemampuan mengemudi mereka dan parkir di jalan akan hilang.

baca juga

Akhirnya, kapal, pesawat terbang dan kereta api juga akan menjadi otonom, sehingga barang dapat diangkut ke seluruh dunia tanpa campur tangan manusia.

"Jika kita bisa menyingkirkan manusia dari lingkaran, kita bisa membuat jalan kita lebih aman," kata Walsh.

2. Bos Anda komputer

Seiring komputer menjadi lebih "cerdas", sistem AI akan semakin mengatur bagaimana Anda bekerja. Mulai dari menjadwalkan tugas dan menyetujui liburan untuk memantau serta memberi penghargaan atas kinerja Anda.

Mereka juga ditugaskan mempekerjakan dan memecat karyawan, melihat kualifikasi dan keahlian untuk mencocokkan orang dengan pekerjaan.

Walsh menunjukkan bahwa orang yang cocok dengan pekerjaan tidak lebih rumit daripada mencocokkan orang satu sama lain, seperti pada situs kencan. Namun, dia mengakui ada beberapa keputusan yang seharusnya tidak diperbolehkan dilakukan mesin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Robot Bakal "Berkuasa", Kehidupan Manusia Berakhir pada 2045?

Robot Bakal "Berkuasa", Kehidupan Manusia Berakhir pada 2045?

Tekno | Selasa, 01 Agustus 2017 | 10:51 WIB

Komputer Jadi Terlalu Cerdas, Facebook Cabut Sambungan Listrik

Komputer Jadi Terlalu Cerdas, Facebook Cabut Sambungan Listrik

Tekno | Selasa, 01 Agustus 2017 | 06:07 WIB

Siap-siap! 2051, Semua Tugas Manusia Dikerjakan Robot

Siap-siap! 2051, Semua Tugas Manusia Dikerjakan Robot

Tekno | Selasa, 20 Juni 2017 | 15:40 WIB

Terkini

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

×