Jangan Makan Terlalu Pedas Bila Tak Mau Seperti Lelaki Ini

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Senin, 14 Agustus 2017 | 12:13 WIB
Jangan Makan Terlalu Pedas Bila Tak Mau Seperti Lelaki Ini
Ilustrasi lelaki memegang banyak cabai. (Shutterstock)

Suara.com - Hati-hati untuk turut serta berpartisipasi dalam tantangan online makan super pedas yang kini tengah ramai. Jangan sampai kejadian seperti yang dialami oleh seorang vloger (video blogger) asal Indonesia yaitu Ben Sumadiwiria.

Ben, yang menantang dirinya sendiri untuk makan mie dengan 100 cabai rawit harus mengalami kejadian kurang mengenakkan. Dalam dua menit setelah memakan mie tersebut, telinganya terasa pengang dan tidak dapat mendengar.

"Rasa sakit itu sampai ke telinga saya sampai batas di mana mereka terasa tertutup (tuli)," kata Ben Sumadiwiria dalam videonya.

Ia memakan mie yang dicampur dengan 100 irisan cabai rawit. Cabai merah kecil ini memiliki 100.000 hingga 225.000 unit panas pada skala Scoville yang digunakan untuk mengukur kepedasan, membuat cabai rawit 45 kali lebih pedas daripada jalapeno.

"Saya tidak bisa mendengar apapun, Bung," katanya dalam video, sesaat sebelum menyiram kepalanya dengan air dingin.

Sekarang, para ilmuwan telah menemukan alasan di balik ketulian sementara yang biasanya terjadi sesaat setelah memakan sesuatu yang sangat pedas.

Periset mengatakan bahwa tenggorokan dan telinga dihubungkan oleh saluran yang dikenal sebagai tabung Eustachius, yang membantu menyamakan tekanan di telinga bagian dalam.

Ketika hidung mulai menghasilkan banyak lendir maka hal tersebut bisa menghalangi tabung Eustachius, kata Michael Goldrich, dari Johnson University Hospital di AS.

"Kemudian, sebagai tanggapan, orang akan merasa bahwa pendengaran mereka menurun. Ini adalah fenomena yang sama yang membuat dunia serasa terbungkus katak ketika Anda menderita flu yang buruk," kata Goldrich dilansir Zeenews.

Paul Bosland dari New Mexico State University di AS juga mengatakan hal tersebut dalam acara 'Live Science', bahwa mengonsumsi kadar capsaicin yang sangat tinggi bahkan bisa membuat tenggorokan atau mulut melepuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Hamil Masukkan Cabai Miss V Selingkuhan Suaminya

Perempuan Hamil Masukkan Cabai Miss V Selingkuhan Suaminya

Lifestyle | Jum'at, 21 Juli 2017 | 07:00 WIB

Super Pedas, Cabai Ini Diklaim Bisa 'Mematikan'!

Super Pedas, Cabai Ini Diklaim Bisa 'Mematikan'!

Health | Rabu, 17 Mei 2017 | 13:12 WIB

Sakit Perut? Atasi dengan Konsumsi Cabai!

Sakit Perut? Atasi dengan Konsumsi Cabai!

Health | Kamis, 27 April 2017 | 09:27 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB