Susu Apa yang Cocok untuk Anak-anak? Baca Ini!

Ririn Indriani, Risna Halidi

Selasa, 15 Agustus 2017 | 10:12 WIB
Susu Apa yang Cocok untuk Anak-anak? Baca Ini!
Anak-anak minum susu. (Shutterstock)

Suara.com - Gaya hidup yang cepat dan serba instan membuat banyak orangtua mulai memberikan susu segar kepada anak-anaknya. Lalu, apakah susu sapi segar lebih sehat? Susu sapi segar sendiri adalah susu yang tidak mengalami proses sterilisasi sempurna sehingga berpotensi menyisakan bakteri-bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit.

Oleh karena itu, Dr. dr. Ariani Dewi Widodo SpA(K) dari Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita, tidak menganjurkan susu segar diberikan pada anak, apalagi bayi karena alasan tidak steril. Selain itu, lanjut dia, susu segar juga tidak mengandung cukup zat besi dan asam folat yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah (faktor kunci pembuatan DNA).

Sementara itu dosen Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor, DR. Ir. Dede R. Adawiyah mengatakan susu segar memang memiliki kandungan gizi lengkap, termasuk enzim-enzim penyerta di dalamnya, tapi kadar airnya sangat tinggi sehingga sangat mudah rusak. Tak hanya itu, lanjut dia, susu segar juga daya simpannya hanya kurang dari satu hari pada suhu ruang.

Kondisi inilah, kata Dede Adawiyah, yang menjadikan susu segar sangat berisiko jika diberikan pada anak terutama bayi. Nah, beranjak dari fakta itulah, baik Ariani maupu Dede menilai bahwa pilihan produk susu yang sesuai dan aman bagi anak adalah susu yang sudah mengalami proses sterilisasi dengan penambahan zat gizi (fortifikasi zat gizi) seperti susu bubuk.

Secara garis besar susu bubuk itu sendiri dibedakan menjadi susu bubuk formula biasa dan susu untuk kebutuhan khusus, seperti susu hipoalergenik yang diperuntukkan bagi anak alergi susu sapi, susu soya, susu antirefluks, susu tinggi kalori serta susu untuk bayi prematur.

“Bayi prematur membutuhkan susu khusus yaitu susu dengan komponen lebih sederhana sehingga mudah diserap, namun umumnya mengandung kalori lebih tinggi untuk mengejar kenaikan berat badan. Ada lagi susu formula khusus bebas laktosa, untuk anak yang alergi laktosa, atau susu formula terhidrolisa untuk anak yang alergi susu sapi," jelas Ariani dalam acara diskusi tentang Mengenal Varian Susu untuk Tumbuh Kembang Anak yang diselenggarakan Forum Ngobras di Jakarta, Senin (14/8/ 2017).

Dede menambahkan, dari sisi pemakaian maupun industri, susu bubuk lebih mudah diaplikasikan pada anak dan sangat aman.

Susu bubuk juga memiliki keuntungan yakni daya awet cukup tinggi dan dapat diformulasi sesuai kebutuhan gizi. Misalnya ditambahkan serat, prebiotik dan lain-lain.  'Satu lagi untuk susu pertumbuhan anak, umumnya prosedur pembuatannya memiliki standar keamanan yang sangat ketat," jelas Dede.

Ada lagi susu yang cukup dikenal oleh ibu rumah tangga yaitu susu kental manis. Menurut Ariani maupun Dede, susu kental manis tidak masuk kategori susu pertumbuhan melainkan susu untuk penambah rasa makanan.

Susu kental manis dibuat dari susu biasa yang dilakukan penguapan sampai menjadi padat. Setelah itu untuk mengganti kadar air yang diuapkan, maka digantikan dengan gula hingga 40-45 persen.

Fungsi gula sendiri adalah sebagai pengental dan pengawet sehingga susu kental manis dapat bertahan sampai satu tahun. "Jadi, susu kental manis seharusnya hanya diperuntukkan untuk tambahan makanan, dan bukan untuk anak-anak," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beri ASI Pakai Dot Ternyata Ada Risikonya

Beri ASI Pakai Dot Ternyata Ada Risikonya

Health | Kamis, 03 Agustus 2017 | 20:42 WIB

Susu Kedelai Ampuh Turunkan Berat Badan?

Susu Kedelai Ampuh Turunkan Berat Badan?

Lifestyle | Selasa, 18 Juli 2017 | 11:17 WIB

Minum Susu Bisa Menambah Tinggi Badan Anak

Minum Susu Bisa Menambah Tinggi Badan Anak

Health | Senin, 26 Juni 2017 | 10:24 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×