Diolok Dokter Terapkan Metode BLW, Ini Kata Andien

Chaerunnisa Suara.Com
Rabu, 16 Agustus 2017 | 20:28 WIB
Diolok Dokter Terapkan Metode BLW, Ini Kata Andien
Andien membiarkan Kawa makan dengan konsep BLW (Instagram)

Suara.com - Penyanyi Andien mendapat kritikan dari netizen karena menggunakan metode Baby-Led Weaning (BLW) terhadap buah hatinya, Anaku Askara Biru (Kawa).

Baby-Led Weaning (BLW) merupakan salah satu metode pengenalan makanan padat pendamping ASI oleh Ibunda. BLW memfasilitasi perkembangan kontrol motorik pada anak dan menjadikan kegiatan makan sebagai pengalaman interaktif positif bagi balita.

BLW dilakukan dengan cara memberi makanan padat pada sang bayi dan mengajarkan mereka untuk makan sendiri sejak dini. Berbeda dengan traditional spoon feeding alias disuapi, pada metode ini makanan yang diberikan setengah padat atau berbentuk bubur atau sudah dicacah. Yang perlu diingat, baik BLW maupun spoon feeding tidak serta merta membuat Ibunda menghentikan pemberian ASI.

Melihat istri Irfan Wahyudi itu menerapkan metode tersebut, salah seorang netizen mengkritiknya. Selain metode itu dinilai salah, dia juga memastikan Andien diolok dokter karena menerapkan metode yang masih baru di Indonesia tersebut.



"Mau ngajarin anak BLW tujuannya buat apa? Toh suatu saat dia aka makan sndiri juga kok..cara parenting salah bgini ya tanggungannya seumur hidup. Obstruksi usus dll, go to pediatrics, they spent years in medical school and now society prefer a singer the god of parenting as a role model..ig mbak andien ini jd joke dokter2 di twitter lg pdhl," ungkap salah seorang netizen.

Menanggapi kritikan yang menghampirinya karena memakai metode BLW, Andien pun menjelaskan dirinya sudah melakukan observasi terlebih dahulu.

"If you read each of my posts about BLW, you'll know that I did go to pediatric to learn and took a course about BLW (you can go there too if you want). I did a research. I dont care about them making joke,  I hope they are happy with it. Selebihnya, ini kehidupan saya, dan kamu nggak punya hak untuk menghakimi salah atau tidaknya. Setiap keputusan dari setiap orangtua dan anak adalah baik. Saya juga doakan yang terbaik untuk kamu, semoga selalu dirahmati oleh Tuhan. God bless you," jawab Andien.

"@andienaisyah well, kalo kawa seumuran 7 bulanan harusnya makannya masih disaring, bukannya bulet2 begini..di kedokteran ada yg namanya tekanan obstruksi yang membuat usus melipat ke dalam and the only way to solve the prob is by surgery..kasian aja sih ngeliat kawanya..and the sad things is that people think this is such a cool way to feed their baby. Idk who ur pediatrician is, but this is simply wrong..i don't care about your life, and who am i to judge a famous life style role model like you, but it's all about how many people out there would get affected by watching this 60 seconds video without knowing how bad this method is. U should probably go to other pediatricians," imbuh netizen tersebut.   

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI