Mana Lebih Sehat, Susu Kambing atau Sapi?

Ririn Indriani

Senin, 28 Agustus 2017 | 15:41 WIB
Mana Lebih Sehat, Susu Kambing atau Sapi?
Ilustrasi susu segar. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan orang mungkin lebih akrab dengan susu sapi ketimbang susu kambing. Entah itu dari produk susu formula, keju, yogurt, es krim ataupun lainnya.

Padahal, susu kambing juga memiliki khasiat yang tidak kalah menyehatkan, lho! Nah, karena keduanya diyakini sama-sama memiliki banyak manfaat kesehatan, lantas, mana yang lebih baik: susu sapi atau susu kambing? Berikut ulasan yang dihimpun hellosehat.com.

Kandungan Nutrisi Susu Sapi dan Kambing
Secangkir susu sapi memiliki kandungan kalori dan lemak lebih rendah dibandingkan susu kambing, yaitu 149 kalori dan 8 gram. Selain itu lemak jenuh dalam susu sapi pun lebih rendah dibanding susu kambing.

Kandungan vitamin B12 pada susu sapi yakni sebesar 18 persen dan asam folat 3 persen. Itu sebabnya susu sapi lebih banyak digunakan untuk susu formula jika ibu tidak menyusui bayi.

Tidak hanya itu, kandungan selenium dan riboflavin (vitamin B2) dalam susu sapi diketahui juga lebih banyak dibanding susu kambing.

Sedangkan pada secangkir susu kambing mengandung 168 kalori lebih banyak dengan lemak 10 gram. Kalsium susu kambing juga lebih tinggi. Namun, kandungan vitamin B12 pada susu kambing hanya sekitar 2,8 persen atau bisa dibilang jauh lebih rendah dibanding susu sapi.

Sedangkan kandungan vitamin C dalam susu kambing lebih besar. Kandungan vitamin C dalam susu kambing ini telah mampu memenuhi kebutuhan vitamin C dalam sehari.

Selain vitamin C, susu kambing juga kaya akan vitamin A, magnesium juga potasium di dalamnya. Jadi, lebih baik minum susu sapi atau susu kambing?

Pada dasarnya, baik susu sapi atau susu kambing sama-sama menyimpan kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Jika menyoal konsumsi mana yang lebih baik untuk kesehatan, selera, minat atau kebutuhan seseorang bisa tergantung oleh banyak hal sebagai berikut.

Segi Rasa
Rasa susu sapi dan susu kambing bisa dibilang sebelas dua belas karena komposisi kandungan keduanya serupa. Namun, cita rasa akhirnya bisa sangat berbeda saat sudah diolah.
Banyak yang mengatakan kalau rasa susu kambing sedikit lebih manis. Namun, ada juga orang yang menganggap susu kambing yang dijual di kebanyakan toko memiliki rasa anyir khas bau kambing yang terlalu kuat akibat metode pengolahan, pengemasan, dan pasteurisasi.

Tingkat Pemicu Alergi
Ada beberapa orang yang alergi susu sapi, terutama anak-anak. Alergi susu adalah bentuk reaksi tubuh terhadap kandungan protein di dalam susu.

Nah, kandungan protein yang paling umum ditemukan pada susu hewani adalah alpha S1 kasein. Dalam susu kambing, kandungan protein kaseinnya lebih sedikit dibanding susu sapi.

Itu sebabnya susu kambing lebih aman dijadikan alternatif bagi orang-orang yang alergi susu sapi.

Efek samping alergi susu sapi antara lain muntah, diare, ruam kulit, hingga yang serius bisa membuat syok anfilaksis. Bagi Anda yang mungkin mengalami alergi protein, bisa mencukupi kebutuhan susu harian Anda dengan mengonsumsi susu kambing sebagai pilihannya.
Kemudahan dicerna tubuh

Meskipun mengandung lemak yang sedikit lebih banyak dibanding susu sapi. Namun molekul lemak dalam susu kambing lebih kecil sehingga menghasilkan buih yang lebih kecil dan lembut.

Hal inilah yang memungkinkan enzim pencernaan memecahnya lebih cepat dan halus untuk memproduksi energi. Tubuh hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk mencerna secangkir susu kambing.

Itu sebabnya, banyak orang lebih memilih susu kambing karena alasan ini.

Toleransi Laktosa
Gula dalam susu disebut laktosa. Beberapa orang mungkin memiliki kadar enzim laktase (yang bertanggung jawab mencerna laktosa) lebih rendah. Kadar enzim laktase yang rendah inilah yang menyebabkan orang mengalami intoleransi terhadap laktosa. Orang yang intoleransi terhadap laktosa umumnya akan mengeluhkan kram, kembung, mual, hingga diare.

Nah, susu kambing mengandung lebih sedikit laktosa daripada susu sapi. Itu sebabnya, susu kambing bisa jadi pilihan baik bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap laktosa.

Sejumlah peneliti juga mendapati struktur susu kambing lebih mendekati struktur ASI. Hal tersebut karena kandungan laktosa (gula susu) lebih rendah dibandingkan susu sapi hingga aman bagi pencernaan.

Pada akhirnya, pilihan untuk mengonsumsi susu sapi atau susu kambing akan tergantung pada selera dan kebutuhan Anda masing-masing. Pada dasarnya kedua susu hewani ini sama-sama bermanfaat bagi kesehatan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada World Review of Nutrition and Dietetics melaporkan bahwa kedua susu ini dapat membantu melindungi tubuh dari kanker kolorektal atau kanker usus besar. Selain itu disebutkan pula dalam penelitian tersebut bahwa susu kambing tidak lebih baik atau pun lebih buruk daripada susu sapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Manfaat Susu Kambing bagi Kecantikan

Ini Dia Manfaat Susu Kambing bagi Kecantikan

Lifestyle | Selasa, 13 Juni 2017 | 07:00 WIB

Beginilah Gejalanya Jika Anak Anda Alergi Susu Sapi

Beginilah Gejalanya Jika Anak Anda Alergi Susu Sapi

Health | Minggu, 11 Oktober 2015 | 06:40 WIB

Amankah Susu Kambing Bagi Penderita Hipertiroid

Amankah Susu Kambing Bagi Penderita Hipertiroid

Health | Selasa, 31 Maret 2015 | 18:26 WIB

Terkini

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

×