Jangan Sembarangan Suntik Filler Agar Tak Seperti Perempuan Ini

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 30 Agustus 2017 | 14:10 WIB
Jangan Sembarangan Suntik Filler Agar Tak Seperti Perempuan Ini
Bibir Siobhan Phelan bengkak karena suntik filler di tempat yang bukan ditangani tenaga profesional. (Foto: The Sun)

Suara.com - Suntik filler menjadi salah satu perawatan paling diminati oleh begitu banyak perempuan saat ini. Anda bisa mendapatkan bentuk wajah sesuai keinginanan tanpa melakukan tindakan operasi.

Meski begitu, injeksi filler haruslah ditangani oleh profesional di klinik kecantikan terpercaya. Jika dilakukan di sembarang tempat, Anda mungkin akan mengalami hal mengerikan seperti yang menimpa Siobhan Phelan.

Ingin memiliki bentuk bibir yang sempurna, Phelan pun memutuskan untuk melakukan suntik filler. Setelah injeksi, ia malah mendapatkan hasil yang jauh dari harapannya.

Ibu dua orang anak ini bahkan hampir kehilangan bibir atasnya, karena perawatan suntik filler yang dipromosikan di Facebook. Tak hanya itu, perempuan 30 tahun ini bahkan bisa mengalami cacat permanen. Setelah injeksi tersebut gagal, bibirnya membengkak lima kali ukuran normalnya.

Dia menjalani perawatan filler ini bukan di klinik profesional yang sudah terpercaya. Saat itu, Phelan merasa bibirnya terlalu tipis, sehingga ia ingin menambah sedikit volume pada bibirnya dengan filler.

Setelah melihat hasilnya, ia langsung lari ke rumah sakit, mengenakan infus berisi antibiotik dan obat penghilang rasa sakit. Pembengkakan juga dimulai dalam waktu 24 jam setelah injeksi dilakukan.

Dokter mengatakan kepadanya, bahwa dia hampir saja kehilangan bibirnya jika ia telat membawanya ke rumah sakit.

"Facebook harus berbuat lebih banyak untuk melarang mempromosikan perawatan kecantikan nakal seperti ini," kata dia.

Diperkirakan, klinik kecantikan yang tidak disebutkan namanya tersebut, secara keliru menginjeksi filler ke arteri, sehingga menyebabkan penyumbatan. Jika dibiarkan, bibir akhirnya akan pecah dan menjadi hitam.

Tak hanya itu, ternyata filler yang diinjeksi, juga mengandung bahan kimia yang berbahaya.

"Saya mengunjungi klinik tersebut yang saya lihat di halaman Facebook, karena seorang teman membuat alisnya di sana. Saya melihat mereka juga menawarkan filler bibir dan saya teetari dengan gambar sebelum dan sesudahnya," ungkap dia dilansir news.com.au.

Selain itu, kata Phelan, harga filler di klinik ini juga lebih murah daripada tempat saya sebelumnya, jadi saya membuat janji tanpa memeriksa apakah dokter itu benar-benar berkualitas.

"Saya tidak ingin orang lain melakukan kesalahan yang sama. Perawat mengatakan bahwa bibir saya bisa rusak parah. Saya mungkin akan pergi ke profesional untuk memperbaikinya. Saya tidak akan pernah menyentuh filler lagi, semuanya sia-sia," lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perawatan Ini Atasi Sederet Masalah Kulit

Perawatan Ini Atasi Sederet Masalah Kulit

Lifestyle | Senin, 17 Juli 2017 | 09:26 WIB

Duh! Remaja Rentan Jadi Sasaran "Klinik Bedah Plastik"

Duh! Remaja Rentan Jadi Sasaran "Klinik Bedah Plastik"

Lifestyle | Jum'at, 23 Juni 2017 | 01:00 WIB

Perempuan Ini Buta Usai Perawatan Antipenuaan

Perempuan Ini Buta Usai Perawatan Antipenuaan

Health | Selasa, 12 Januari 2016 | 14:58 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB