Duh! Remaja Rentan Jadi Sasaran "Klinik Bedah Plastik"

Chaerunnisa, Risna Halidi

Jum'at, 23 Juni 2017 | 01:00 WIB
Duh! Remaja Rentan Jadi Sasaran "Klinik Bedah Plastik"
Ilustrasi remaja perempuan treatment di klinik kecantikan (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah laporan dari Dewan Nuffield tentang Bioetika mengungkapkan, perusahaan pembedahan kosmetik mengeksploitasi remaja dan juga membahayakan mereka dengan prosedur bedah plastik yang berbahaya dan belum teruji.

Mereka yakin, remaja harus dilarang menerima metode kecantikan seperti filler bibir, implan Botox dan pipi, dan memperingatkan tentang adanya kekhawatiran serius tentang etika industri kosmetik yang sedang tumbuh.

Mereka mengatakan, anak-anak berusia delapan dan sembilan tahun telah didorong untuk menjalani operasi plastik berkat permainan online yang mensimulasikan prosedur bedah plastik termasuk aplikasi mobile seperti Plastic Surgery Princess.

Para penulis terkejut dengan penyelidikan yang pernah Dailymail buat pada bulan Maret, yang mengungkapkan para ahli kecantikan amatir tanpa pelatihan medis telah menawarkan metode filler bibir kepada anak-anak sekolah hanya dengan harga 59 poundsterling.

"Artikel Mail baru-baru ini di mana mereka menyelidiki perawatan pengisi (filler) yang tidak diatur danditawarkan kepada gadis muda oleh praktisi yang tidak memenuhi syarat adalah contoh bagus dari apa yang kita khawatirkan,"kata Hugh Whittall, direktur Dewan Nuffield.

Penyelidikan tersebut mengungkapkan jika para ahli kecantikan banyak mengiklankan prosedur kosmetik di media sosial dan membuat sedikit pemeriksaan mengenai usia klien mereka.

Laporan Nuffield setebal 192 halaman meminta batasan usia dan perizinan yang ketat mengenai metode bedah plastik. Profesor Jeanette Edwards, dari University of Manchester, yang memimpin penyelidikan Nuffield, mengatakan, sebagian besar industri tidak teratur dan telah mengeksploitasi orang termasuk anak-anak dengan mempromosikan produk dan prosedur yang belum teruji dan belum terbukti.

"Kami memerlukan peraturan yang lebih baik mengenai kualitas dan keamanan prosedur ini, orang-orang yang melaksanakannya, dan di mana mereka dilaksanakan. Usia di bawah 18 tidak seharusnya bisa menjalani prosedur kosmetik. Ada batas usia legal untuk memiliki tato atau menggunakan sunbeds. Prosedur kosmetik invasif harus diatur dengan cara yang sama," ungkapnya.

Marc Pacifico, juru bicara dan konsultan ahli bedah plastik di Tunbridge Wells, Kent, mengatakan bahwa pemerintah harus menerapkan peraturan atau pedoman medis dan memberlakukan hukuman bagi perusahaan yang tidak mematuhi peraturan tersebut. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Percaya Mitos Seputar Filler, Mengapa?

Jangan Percaya Mitos Seputar Filler, Mengapa?

Lifestyle | Kamis, 02 Maret 2017 | 20:02 WIB

Klinik Ini Canangkan Indonesia Jadi Tujuan Wisata Medis Dunia

Klinik Ini Canangkan Indonesia Jadi Tujuan Wisata Medis Dunia

Lifestyle | Kamis, 10 November 2016 | 14:00 WIB

Suntik Kolagen Bikin Wajah Kencang Lagi

Suntik Kolagen Bikin Wajah Kencang Lagi

Lifestyle | Jum'at, 30 September 2016 | 07:43 WIB

Perawatan Filler Kini Bisa Dilakukan di Rumah

Perawatan Filler Kini Bisa Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Kamis, 08 September 2016 | 10:55 WIB

Jangan Sembarangan Jalani Perawatan Kecantikan "Stem Cell"

Jangan Sembarangan Jalani Perawatan Kecantikan "Stem Cell"

Lifestyle | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 14:13 WIB

Bahan Alami Ini Bisa Hilangkan 'Dagu Double'

Bahan Alami Ini Bisa Hilangkan 'Dagu Double'

Lifestyle | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 07:47 WIB

Klinik di Gangnam Bisa Membuat Anda Cantik dalam Tiga Jam

Klinik di Gangnam Bisa Membuat Anda Cantik dalam Tiga Jam

Health | Minggu, 09 Maret 2014 | 08:38 WIB

Terkini

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi

Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi

Sulsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:40 WIB

4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×